Jakarta

Mahfud MD Ogah Komentari Soal Akun Kaskus Fufufafa, Publik Diminta Simpulkan Sendiri

Titania Isnaenin | 17 September 2024, 17:26 WIB
Mahfud MD Ogah Komentari Soal Akun Kaskus Fufufafa, Publik Diminta Simpulkan Sendiri

 

AKURAT JAKARTA - Eks Menkopolhukam Mahfud MD ogah beri komentar soal akun kaskus fufufafa dan jet pribadi Kaesang Pangarep.

Pernyataan itu ia sampaikan melalui kanal Youtube Mahfud MD pada podcasat bertajuk Terus Terang, yang diunggahnya pada Senin (16/9)

Saat ditanya mengenai fufufafa, Mantan ketua MK Mahfud MD dengan tegas menyebut tak ingin turut campur mengenai sosok dibalik akun kaskus yang dimaksud.

Menurutnya, ia tak layak untuk berkomentar mengenai polemik akun kaskus fufufafa yang disebutnya telah diketahui oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto dan sebagian masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Tolak Beri Komentar Saat Ditanya Soal Akun Kaskus Fufufafa: Nanti Saya Keceplosan

"Gak, saya ndak akan berkomentar itu pak Prabowo sudah tau, masyarakat sudah tau, simpulkan sendiri aja" tegas Mahfud MD dikutip Selasa (17/09).

Baginya, unggahan ujaran kebencian serta hinaan kepada Prabowo Subianto dalam akun kaskus tersebut, sebaiknya disimpulkan sendiri.

Ia bahkan sempat menyebut tak akan mau membahas mengenai permasalahan kecil dari akun fufufafa.

Baca Juga: Refly Harun Beri Tanggapan Soal Data Fufufafa yang Dibocorkan Anonymous: Sudah Gak Bisa Dibantah!

"Itu terlalu kecil untuk saya bahas" tungkasnya.

Menolak beri komentar fufufafa, Mahfud MD justru menyoroti soal pemberitaan yang santer dibicarakan oleh publik mengenai putra bungsu presiden Joko Widodo beserta mantunya terkait dugaan gratifikasi jet pribadi.

Menurutnya, sebagai pejabat negara hendaknya wajib melaporkan gratifikasi kepada KPK.

Baca Juga: Polemik Akun Fufufafa Diduga Milik Gibran, Bisa Dihack Karena Lupa Password?

Baik yang diberikan secara langsung kepada pejabat negara ataupun kepada keluarganya.

"Orang itu harus sadar ketika ada sebuah hadiah bukan hubungan keperdataan itu kalau bagi pejabat memang berpotensi sebagai suap apakah kepada keluarganya atau bukan, kok bukan ada apa-apa kok ngasi" katanya lagi. 

Mahfud MD kemudian memberikan contoh terkait gratifikasi yang harus dilaporkan kepada pejabat negara.

Baca Juga: Dugaan Akun Kaskus Fufufafa Milik Gibran, Roy Suryo Sebut Yakin 99,9 Persen

Kata Mahfud, gratifikasi sangat erat berhubungan dengan pemberian secara cuma-cuma yang bukan berhubungan dengan suap maupun keperdataan.

"Yang gratifikasi menurut saya, orang memberi tidak jelas maksudnya, itulah gratifikasi," ungkapnya.

Baca Juga: Email Usaha Katering Chilli Pari Milik Gibran, Diduga Saling Terhubung Dengan Akun Kaskus Fufufafa, Pas Dicoba Log In Netizen Ternyata...

Ditengah penjelasannya itu, ia juga sempat meluruskan soal gratifikasi yang ditudingkan kepadanya karena naik private jet milik Jusuf Kala.

"Pak mahfud itu naik private jetnya pak JK, saya itu diundang oleh takmir masjid untuk khutbah. Saya sering khutbah disana, tetepi Pernah suatu kali saya diajak berangkat oleh pak JK, (Pak JK meminta) tidak perlu beli tiket tidak perlu dikirimin tiket saya mau kesana, yuk satu pesawat, kok ikut pak JK, Gratifikasi? Tidak. Pak JK itu ketua dewan pembina takmir masjid, dia ngundang saya lalu ngajak saya ayok saya jemput antar, tidak ada honor " tutur Mahfud menjelaskan dugaan tersebut. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.