Jakarta

Catat! Dinkes DKI Bakal Sebar Nyamuk Wolbachia di Kembangan Utara Pada 4 Oktober, Upaya Cegah Penyakit DBD

Yasmina Nuha | 25 September 2024, 22:43 WIB
Catat! Dinkes DKI Bakal Sebar Nyamuk Wolbachia di Kembangan Utara Pada 4 Oktober, Upaya Cegah Penyakit DBD

AKURAT JAKARTA - Sebagai upaya pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemprov DKI Jakarta bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akan melepaskan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia di wilayah Jakarta Barat.

Acara pelepasan nyamuk Wolbachia ini akan dilaksanakan pada Jumat, 4 Oktober 2024, bertempat di RW 07 Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa bakteri alami Wolbachia menjadi salah satu strategi terbaru dan ramah lingkungan sebagai pelengkap program utama Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus untuk mengurangi penularan DBD.

Baca Juga: Seorang Wanita Bocorkan Freak Off Party Milik P Diddy: Ada Banyak Artis Hollywood yang Terlibat

"Bakteri ini menghambat infeksi virus Dengue, sehingga dapat menurunkan risiko penularan penyakit tersebut di masyarakat," ujar Ani di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2024).

Ia menjelaskan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang metode Wolbachia dan penerapannya.

"Selain itu, kami juga mengajak masyarakat mendukung program ini dengan berpartisipasi aktif sebagai Orang Tua Asuh (OTA) yang akan dititipkan ember berisi telur nyamuk ber-Wolbachia," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan tentu ada pendampingan dari pihaknya agar masyarakat memahami cara-cara perkembangbiakan jentik dan memantau keberhasilannya.

Selain itu, Ani menambahkan, monitoring dan evaluasi akan dilakukan setiap enam minggu untuk memantau keberhasilan program ini.

Baca Juga: GRATIS! Semarak Dirgantara 2024 Menampilkan Kolaborasi Yogyakarta Royal Orchestra dan Swa Bhuwana Paksa, Sabtu Malam Minggu Akhir Pekan Ini

"Targetnya, pada 2025, program pelepasan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia dapat dilaksanakan di seluruh kecamatan di Jakarta Barat dan mencapai indikator keberhasilan, yaitu populasi nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia lebih dari 60 persen," tuturnya

Ia menjelaskan, pihaknya sudah memetakan lokasi titik-titik yan sudah ditentukan secara geografis kewilayahan dimana ada ember untuk menaruh jentik nyamuk Aedes ber-Wolbachia.

"Pas titiknya jatuhnya di perumahan, di fasilitas umum, tapi itu berdasarkan titik yang dibuat sehingga pelepasannya merata dan memenuhi target tadi dilepaskannya merata," katanya.

Baca Juga: Kaesang Disebut Nantangin Netizen Usai Pakai Rompi Putra Mulyono Saat Blusukan: Semoga Ada Nyali Edit Baju Adik Fufufafa

Sehingga, lanjutnya, dengan pemetaan tersebut bisa menenuhi target yang 60 persen dari populasi itu tercapai.

"Jadi memang sudah di-mapping, apa istilahnya, dipetakan, ditentukan luas berapa meter, ada ember, luas berapa meter persegi ada ember. 50x50 meter persegi. Jadi setiap 50x50 meter persegi pasti diletakkan satu ember," tuturnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.