Menu Susu Makan Bergizi Gratis di Jakarta Bakal Diberikan 2 Kali Seminggu, Pengamat: Idealnya Setiap Hari

AKURAT JAKARTA - Pemberian menu susu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai sekolah oleh Pemprov DKI Jakarta akan diberikan sebanyak dua kali seminggu.
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan, idealnya menu susu tersebut seharusnya diberikan setiap hari.
Ia menilai, dengan anggaran tiap porsi MBG yang sebesar Rp 10 ribu tersebut, pemerintah dapat menambah menu susu tiap hari pelaksanaannya.
"Ya kalau sebenarnya ideal kan tiap hari 10 ribu itu masuk di dalam menu susu kan itu sebenarnya, 10 ribu itu yang dianggarkan itu semua didalami dengan susu," ujar Trubus kepada Akurat Jakarta, Sabtu (11/1/2025).
Namun, ia juga mengatakan, karena harga susu yang cukup mahal, sehingga anggaran dari pemerintah tidak cukup untuk memberikan tiap hari.
Ia juga mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang berusaha untuk memberikan menu susu sebanyak 2 kali dalam seminggu pelaksanaan.
Baca Juga: Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Arsenal vs MU FA Cup 12 Januari 2025
"Tapi dalam praktiknya ternyata kan karena susu itu mahal, kemudian minimal 1 kali katanya ya, kalau di Jakarta bisa 2 kali lebih baik gitu ya," ujarnya.
Bahkan, ia membandingkan dengan usaha pemberian susu oleh Pemprov DKI Jakarta dalam program MBG ini dengan daerah lain yang hanya diberikan sekali dan ada yang tidak ada sama sekali.
"Artinya, karena daerah lain pun secaranya cuma sekali ada yang nggak sama sekali gitu karena susunya nggak ada gitu," tukasnya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi mengatakan bahwa terkait dengan menu susu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihaknya nanti akan memberikannya setiap dua kali dalam seminggu.
"Tadi memang sudah disampaikan, kurang lebih seminggu itu dua kali untuk susu," ujar Teguh di SMPN 61 Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2025).
Teguh menegaskan, terkait menu MBG ini memang tidak perlu diberikan susu sebab di setiap daerah akan diberikan menu yang berbeda-beda sesuai daerahnya.
"Memang tidak harus susu, nanti ada sebagian lainnya, katakanlah misalnya nasi, tidak semua daerah itu pakai nasi. Katakanlah di Papua mungkin sagu," terangnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



