Klaim Jumlah Pelanggan Transjakarta Bertambah Sepanjang 2024, Dirut Transjakarta: Kepuasan Pelanggan Juga Ikut Meningkat

AKURAT JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengklaim bahwa jumlah pelanggan sepanjang tahun 2024 semakin bertambah dan menembus 371,4 juta orang.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, dengan jumlah pelanggan tersebut, layanan ini semakin menjadi pilihan utama masyarakat Jakarta.
Berdasarkan data yang diperoleh, rata-rata lebih dari 1 juta pelanggan per hari menggunakan layanan Transjakarta, dengan cakupan populasi yang terlayani mencapai 91,7 persen.
Baca Juga: Tegaskan HET Gas LPG 3 Kg Rp 16.000, Pj Gubernur Teguh Janji Bakal Tambah Stok di Jakarta
Welfizon pun mengungkapkan, kepuasan pelanggan juga terus meningkat berdasarkan Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) pada tahun 2024.
"Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) pada 2024 tercatat mencapai 4,4 dari skala 5, atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,2," ujar Welfizon dalam keterangannya, Jumat (7/2/2025).
Tak hanya itu, ia juga menjelaskan pihaknya kini juga mulai mengukur Net Promoter Score (NPS), yakni indikator yang mengukur seberapa besar pelanggan merekomendasikan layanan kepada orang lain.
Baca Juga: Prediksi Skor Samsunspor vs Hatayspor, 8 Februari 2025: Duel Tim Papan Atas vs Papan Bawah Super Lig
Welfizon menyampaikan, angka NPS Transjakarta mencapai 70 persen. Hal ini menandakan mayoritas pelanggan aktif merekomendasikan layanan kepada orang lain.
"Ini berarti mayoritas pelanggan tidak hanya puas, tetapi juga aktif merekomendasikan Transjakarta kepada teman dan keluarganya," katanya.
Menurutnya, semakin tinggi angka NPS, semakin besar kemungkinan pelanggan menjadi ‘duta’ yang mempromosikan layanan dengan sendirinya atau berdasarkan rekomendasi pribadi.
Ke depan, pihaknya akan berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dan mempertahankan tren positif ini.
"Dengan pencapaian NPS 70 persen, Transjakarta menunjukkan bahwa mayoritas penggunanya tidak hanya puas, tetapi juga aktif mengajak orang lain untuk beralih ke transportasi publik," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 7Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






