Jakarta

Gubernur Pramono Klaim Pengelolaan Transportasi di Jakarta Lebih Baik Dibanding New York, Ini Alasannya

Yasmina Nuha | 22 Juli 2025, 18:17 WIB
Gubernur Pramono Klaim Pengelolaan Transportasi di Jakarta Lebih Baik Dibanding New York, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengaku bahwa pengelolaan transportasi di Jakarta lebih baik dibanding Kota New York, Amerika Serikat.

Pramono menjelaskan, dirinya dapat menilai hal tersebut usai melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat selama 7 hari.

"Bahkan kemarin saya bertemu secara khusus dengan Wali Kota New York dan juga dengan pengelola transportasi New York. Sekarang ini dibandingkan dengan New York, Jakarta jauh lebih baik," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (22/7/2025).

Baca Juga: Buntut Dugaan Kasus Beras Oplosan, Gubernur Pramono Panggil Pimpinan Food Station Tjipinang

Ia menyebut, transportasi di Jakarta saat ini dilihat juga oleh dunia internasional yang mengalami perbaikan.

Sebab, berdasarkan hasil survei, Jakarta sudah tidak lagi masuk ke dalam 10 besar kota termacet di dunia. Sementara, New York masih masuk kota termacet.

"Dulu Jakarta nggak pernah nggak sepuluh besar kota macet, sekarang ini New York tetap kota macet, Jakarta udah nomor 90," katanya.

Ia mengatakan, hal ini bisa terjadi sebab banyak perbaikan berbagai transportasi umum yang dilakukan oleh pihaknya.

"Kenapa itu bisa dilakukan? Menurut saya ya karena beberapa perbaikan yang dilakukan, kita sekarang punya MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, KRL, dan sebagainya yang terintegrasi lebih baik," tukasnya.

Baca Juga: Jangan Remehkan 4 Sayuran Murah Ini, Kandungannya Bisa Cegah Kanker

Politikus PDIP itu berharap, melalui perbaikan transportasi umum di Jakarta dapat terus dilakukan untuk mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta.

"Mudah-mudahan ini menjadi penopang utama untuk mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta. Jadi sekali lagi komitmen pemerintah Jakarta tetap akan diteruskan, dilanjutkan, terutama untuk UMKM," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.