Jakarta

Pelatih Nova Arianto Pamit dari Medsos Jelang Piala Dunia U-17, Manajer Zaki Sudah Ingatkan

Ainun Kusumaningrum | 1 Oktober 2025, 22:39 WIB
Pelatih Nova Arianto Pamit dari Medsos Jelang Piala Dunia U-17, Manajer Zaki Sudah Ingatkan

AKURAT JAKARTA – Jelang tampil di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengambil langkah tegas dengan pamit sementara dari media sosial.

Keputusan ini diambil untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi skuad Garuda Asia yang tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia.

Langkah Nova ini sejalan dengan yang diutarakan oleh Manajer Timnas U-17, Ahmed Zaki Iskandar, mengenai potensi menurunnya konsentrasi pemain akibat berlebihan di media sosial.

Baca Juga: Zaki Iskandar Soroti Pentingnya Jaga Mentalitas Pemain Jelang Piala Dunia U-17 di Qatar

Timnas Indonesia U-17 akan mentas di turnamen tersebut pada 3-27 November 2025.

Nova Arianto, dalam unggahan pamitnya di Instagram (@novarianto30), menyatakan rasa syukur atas perjalanan panjang tim yang dipersiapkan sejak Februari 2024.

"Tinggal 1 bulan menuju World Cup U17... saatnya menyatukan semua energi positif agar Tim Nasional U17 bisa memberikan performa terbaik," kata Nova Arianto.

Baca Juga: Nicholas Mjosund Jadi Andalan Timnas U-17, Manajer Zaki Iskandar Terus Pantau Talenta Diaspora

Sebelumnya, Manajer Timnas U-17, Ahmed Zaki Iskandar menyoroti pentingnya menjaga mentalitas pemain. Dia belajar dari kekalahan Timnas U-17 melawan Korea Utara U-17 saat babak kualifikasi, yang dinilai karena euforia kelolosan telah membuat konsentrasi pemain menurun.

"Komentar di medsos, ketika kita lolos dari penyisihan, hal itu sudah luar biasa, masuk Piala Dunia jadi pahlawan semua. Mereka juga pasti akan lihat dan baca komentar-komentar itu," kata Zaki.

Menurut mantan Bupati Tangerang ini, status 'pahlawan' di media sosial berpotensi besar menurunkan fokus dan performa tim saat menghadapi pertandingan.

Oleh karena itu, langkah Nova Arianto untuk menjauhkan tim dari distraksi media sosial dinilai sebagai upaya manajemen dan pelatih untuk memastikan skuad siap secara mental dan fisik menghadapi persaingan global di Qatar. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.