Jakarta

Gubernur Pramono Gerah Lihat Bendera Parpol Sobek dan Tak Layak di Jalan: Maksimal 3 Hari Harus Turun!

Yasmina Nuha | 5 Desember 2025, 07:12 WIB
Gubernur Pramono Gerah Lihat Bendera Parpol Sobek dan Tak Layak di Jalan: Maksimal 3 Hari Harus Turun!

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan akan menertibkan pemasangan atribut atau bendera partai politik di ruang publik.

Ia menyoroti, saat kegiatan partai politik, bendera partai bisa terpasang hingga berbulan-bulan, bahkan dalam kondisi sobek dan tidak layak.

"Dulu, kalau ada acara partai, benderanya itu bisa dipasang sebulan, enggak ada yang nurunin. Benderanya sudah sobek-sobek, sudah jelek banget," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (4/12/2025).

Baca Juga: BMKG Prediksi Banjir Rob Hantam Pesisir Utara Jakarta pada 4-6 Desember 2025, Puncaknya Tanggal 5 Besok

Untuk itu, ia pun memerintahkan kepada kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menurunkan maksimal 2-3 hari setelah acara.

"Saya bilang sama Kepala Dinas terkait, kepada Satpol PP, "Sudah enggak boleh lagi." Sekarang maksimum 2-3 hari setelah acara, kalau enggak diturunkan, kita yang menurunkan. Mohon maaf, saya juga orang partai Pak, tapi ini mengganggu," tegasnya.

Ia menuturkan, beberapa waktu lalu terdapat kritik dari publik terkait bendera partai yang mengganggu jalan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Sebagian Besar Wilayah Diguyur Hujan Pada Siang hingga Malam

Untuk itu, dirinya pun menegaskan akan merapihkan bendera tersebut tanpa pandang bulu.

"Maka sekarang ini begitu acara selesai, 2 hari kita rapikan. Kemarin ada yang protes, saya bilang saya harus adil bagi semuanya. Walaupun yang telepon saya Ketua Umum sahabat saya, saya bilang saya harus adil buat semuanya," tukasnya.

Politikus PDIP itu menekankan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun Jakarta yang kompleks.

Ia meminta jajarannya di lapangan untuk selalu berkoordinasi dengan berbagai elemen, seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Forum Kecamatan.

"Maka dengan cara-cara seperti inilah Saudara-saudara sekalian nanti di lapangan, melakukan koordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dengan Forum Kecamatan dan sebagainya, harus dilakukan kebersamaan. Karena membangun Jakarta yang begitu problemnya kompleks ini enggak bisa sendirian," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y