Jakarta

Golkar DKI Dukung Rencana Pemprov Pindah Kabel ke Bawah Tanah, Harusnya Dilakukan Sejak Dulu

Fadhil Dhuha Rizqullah | 13 Agustus 2023, 15:16 WIB
Golkar DKI Dukung Rencana Pemprov Pindah Kabel ke Bawah Tanah, Harusnya Dilakukan Sejak Dulu

 

AKURAT.CO - Pemprov DKI Jakarta berencana menggandeng perusahaan swasta untuk membangun Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Hal ini terkait rencana pembuatan jaringan kabel bawah tanah.

Jaringan kabel bawah tanah dilakukan, guna penataan terhadap kabel-kabel yang semrawut di DKI Jakarta.

Pasalnya, kabel yang semrawut di wilayah Jakarta sudah menjadi masalah baru dan telah menelan korban yang tidak sedikit.

Menanggapi rencana pemindahan kabel ke bawah tanah itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Adhinusa, mengatakan bahwa pemindahan kabel ke bawah tanah sudah seharusnya dilakukan sejak dulu, sebelum semerawut parah seperti saat ini.

Baca Juga: Motif Anak Bunuh Ibu dan Lukai Ayah di Depok, Dendam Karena Sering Dimarahi Sejak Kecil

Menurutnya, sebelum pemindahan kabel ke bawah tanah, terlebih dahulu harus dibuatkan saluran terintegrasi yang cukup besar serta dibuatkan ‘manhole’ yang cukup agar mempermudah pengerjaannya.

"Agar bisa menampung penambahan kabel seiring dengan perkembangan kebutuhan. Baik itu untuk kabel telepon, listrik, maupun internet," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (13/8/2023).

Adhinusa menambahkan, bagian terpenting pada waktu proses pemindahan kabel dari saluran udara ke bawah tanah, adalah manajemen proyek yang baik. Hal itu dilakukan, mengingat volume kendaraan di Jakarta yang tidak pernah sepi.

"Agar tidak terlalu lama mengganggu arus lalu lintas. Pekerjanya diperbanyak, alatnya pun harus mencukupi, di Jakarta tidak ada jalan yang sepi, semua ramai, kalau pekerjaan bertele-tele akan semakin lama menyiksa pengguna jalan," jelasnya.

Baca Juga: Pecinta Seni, Art Exhibition Gelar Pameran Lukis dan Patung. Catat Tanggalnya!

Melihat proyek galian sebelumnya, lanjut Adhinusa, tidak sedikit properti proyek yang memakan ruas jalan yanh akhirnyabmengganggu pengguna jalan.

"Sering kita lihat pagar seng penutup lokasi pekerjaan sampai berbulan-bulan memakan ruas jalan," ujarnya

"Ukurannya terlalu besar sehingga sampai menyita satu lajur. Tapi tidak ada yang sedang bekerja di dalamnya," sambungnya.

Oleh karena itu, Adhinusa menghimbau dinas dinas terkait untuk memperhatikan hal hal seperti itu, agar pemindahan kabel kedalam tanah berjalan efisien.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal usul Cibubur dari Air Sungai Keruh

"Dinas terkait harap memperhatikan hal-hal semacam ini, agar semua dapat diselesaikan dengan baik," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.