Banyak Proyek Galian PAM di Jakarta Bikin Macet, Heru Budi: Krisis Air Bersih Menghadang, Targetnya Selesai Tahun 2035

AKURAT JAKARTA - Beberapa hari belakangan viral di media sosial terkait proyek galian di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yang menyebabkan kemacetan cukup panjang.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengungkapkan bahwa galian yang terdapat di wilayah Jakarta itu merupakan galian milik PT PAM Jaya Jakarta.
"Gini, galian itu ada karena kegiatan galian PAM. Kalau kita tidak lakukan sekarang, krisis air bersih akan menghadang," ujar Heru di kawasan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan.
Heru mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menargetkan proyek tersebut akan selesai di tahun 2030 hingga 2035.
Ia menegaskan bahwa berbagai proyek galian tersebut sudah menjadi risiko untuk mencapai pasokan air bersih ke seluruh warga DKI Jakarta.
"Semua supply air bersih kepada masyarakat harus tercapai. Memang ada risiko, risikonya adalah galian dimana mana dan itu menyebabkan kemacetan," kata Heru.
Ia pun meminta maaf kepada warga Jakarta yang terdampak galian tersebut. Dia juga meminta pihak terkait untuk menjelaskan lebih detail kepada masyarakat.
"Maka saya minta pihak terkait untuk menjelaskan detail dan tentunya kami atas nama Pemprov DKI, kami minta maaf ada gangguan lalu lintas," katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika proyek penggalian ini sudah selesai, tak hanya masalah kebersihan air saja teratasi, tetapi juga terkait penurunan permukaan tanah di Jakarta yang teratasi.
"Kalau ini sudah mengalir kalah air mengalir sudah kebutuhan kepada masyarakat sudah tercapai maka rentetannya adalah kita bisa mengurangi penurunan air dan permukaan tanah yang saat ini terjadi hanya beberapa centi per tahun," katanya.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Pemprov DKI juga sedang mempercepat pekerjaan di beberapa proyek galian wilayah Jakarta.
"Jadi seperti di Kali Malang sekitar Jatiwaringin begitu digali tidak sampai seminggu sudah tutup dan seterusnya, memang bertahap dan masih berjalan," katanya
"Sekali lagi saya mohon maaf atas ketidaknyamanan warga," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




