Jakarta

Antisipasi Curah Hujan Tinggi pada 11-20 Maret, Pemprov DKI Imbau Warga Pantau Kondisi Banjir Lewat Aplikasi JAKI

Yasmina Nuha | 11 Maret 2025, 16:28 WIB
Antisipasi Curah Hujan Tinggi pada 11-20 Maret, Pemprov DKI Imbau Warga Pantau Kondisi Banjir Lewat Aplikasi JAKI

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyarankan agar warga menggunakan aplikasi JAKI untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kondisi banjir melalui Fitur Pantau Banjir.

Mengingat, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi hujan ekstrem di wilayah Jakarta pada 11 sampai 20 Maret 2025.

Kepala BPBD DKI Jakarta mengatakan, selain itu, warga dapat melaporkan genangan atau banjir yang terjadi melalui Fitur Laporan Warga di aplikasi tersebut.

Baca Juga: Kelar Evakuasi Mobil dari Rendaman Banjir, Segera Lakukan Inspeksi Penting Ini Jika Tak Mau Mobil Mati Total, Begini Kata Pakar Otomotif

"Aplikasi JAKI menyediakan berbagai fitur yang dapat membantu warga Jakarta tetap aman dan waspada saat musim hujan dan potensi banjir," ujar Isnawa kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).

Ia menjelaskan, berbagai fitur tersebut seperti cek berita seputar banjir, lapor masalah yang berpotensi menyebabkan banjir, persiapkan nomor siaga, dan pantau banjir secara real-time.

"Dengan fitur-fitur ini, warga bisa lebih siap menghadapi potensi banjir dan berkontribusi dalam upaya mitigasi," tuturnya.

Baca Juga: Banjir Rob Mengintai Pesisir Utara Jakarta pada 27-29 Maret 2025, BPBD DKI Tingkatkan Kesiapsiagaan

BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan banjir.

"Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Jakarta di nomor 112, yang beroperasi gratis selama 24 jam non-stop," katanya.

Kemudian, Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bersiap menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi ekstrem.

"Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan warga, dampak cuaca buruk dapat diminimalisasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga soal potensi cuaca ekstrem yang terjadi pada 11-20 Maret 2025 berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengatakan, jika cuaca ekstrem terjadi dan curah hujan meningkat, Jakarta akan kembali dilanda banjir.

Hal itu disampaikannya kepada warga saat mengunjungi posko pengungsian korban banjir di Gelanggang Jakarta Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2025).

"Sebagai informasi kepada saudara-saudara sekalian, tanggal 11 Maret sampai dengan tanggal 20 Maret, BMKG memperkirakan kemungkinan akan ada curah hujan yang tinggi kembali," ujar Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y