Jakarta

Saat Ini Baru Ada 2 Pusat Kesehatan Hewan di Jakarta, Pemprov DKI Bakal Tambah Jadi 10 Puskeswan pada Tahun 2026

Yasmina Nuha | 10 Juni 2025, 14:17 WIB
Saat Ini Baru Ada 2 Pusat Kesehatan Hewan di Jakarta, Pemprov DKI Bakal Tambah Jadi 10 Puskeswan pada Tahun 2026

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta berencana menambah jumlah Pusat Kesehatan Hewan (puskeswan) pada tahun depan.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidablok, mengatakan bahwa penambahan tersebut ditargetkan mencapai 10 puskeswan pada tahun 2026.

Di mana saat ini baru ada 2 puskeswan di Jakarta, yaitu di Ragunan, Jakarta Selatan dan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Luncurkan Program Angkutan Sekolah Gratis untuk Pelajar, Berikut Rute Uji Coba Zona 1 Tigaraksa dan Jam Operasionalnya

"Di 5 wilayah kota dan 1 Kepulauan Seribu, target 10 Tahun 2026 ya. Bukan tahun ini, tahun ini perencanaan saja," ujar Hasudungan saat dikonfirmasi Selasa (10/6/2025).

Terkait anggarannya, saat ini pihaknya masih merencanakan terlebih dahulu dan belum memutuskan. "Masih belum diputuskan," katanya.

Selain itu, ia meluruskan bahwa pihaknya tidak ingin membuat program "BPJS Hewan", melainkan bantuan subsidi pelayanan kesehatan hewan tanpa iuran.

"Wacana untuk memberikan subsidi kepada pemilik hewan yang kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan hewan, bukan BPJS. Hanya subsidi atau potongan harga, kalau BPJS kan ada iurannya," ujarnya.

Hasudungan menjelaskan, hal ini masih berupa wacana yang perlu kajian komprehensif. Sebab, tidak semudah itu untuk mengimplementasikannya.

"Kan semacam kalau BPJS manusia kan memang sudah ada lembaga khusus yang menangani. Lebih ke jaminan kesehatan hewan prinsipnya ini," tukasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Latvia vs Albania di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 11 Juni 2025: Perebutan Posisi Kedua Grup K Memanas

Diketahui, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B, Francine Widjojo, menyoroti layanan Kesehatan hewan di Jakarta yang masih minim.

Ia mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta membangun 15 puskesmas khusus hewan (puskeswan).

"Saat ini, baru satu Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan yang melayani hewan domestik seperti kucing dan anjing," kata Francine kepada wartawan, Selasa (10/6/2025).

Francine menilai puskeswan merupakan fondasi penting sebelum berbicara soal pembiayaan layanan kesehatan hewan secara kolektif.

Dia menyebut layanan pusat kesehatan hewan yang ada di Jakarta juga belum bisa melayani 24 jam. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.