Jakarta

Gempa Guncang Bekasi hingga Terasa di Jakarta, Gubernur Pramono: Tak Ada Korban Jiwa dan Kerusakan Signifikan

Yasmina Nuha | 21 Agustus 2025, 14:33 WIB
Gempa Guncang Bekasi hingga Terasa di Jakarta, Gubernur Pramono: Tak Ada Korban Jiwa dan Kerusakan Signifikan

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi terkait bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8/2025) malam.

Di mana, getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah sekitar, termasuk Jakarta, Purwakarta, Bogor, serta Cihanjuang Rahayu, Kabupaten Bandung Barat.

Pramono mengatakan, hingga saat ini tidak ada korban jiwa dan tidak ada dampak kerusakan yang signifikan, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Nah untuk gempa yang semalam alhamdulillah sampai hari ini tidak ada korban dan kerusakan yang signifikan," kata Pramono di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga: Daftar 15 Golongan Gratis Naik Angkutan Umum Jakarta, Legislator Golkar Ajak Masyarakat Ramaikan Transportasi Publik

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mengatasi dampak gempa ini.

"Tetapi koordinasi kami, kami lakukan karena ini tidak hanya di Jakarta juga termasuk di Jawa Barat terutama yang paling banyak daerah yang berdampak," tukas Pramono.

"Dan alhamdulillah saya dengar sampai sekarang belum ada kerusakan yang signifikan," tegasnya.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8/2025) malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 19.54 WIB.

Episentrum gempa berada pada koordinat 6,48 Lintang Selatan dan 107,24 Bujur Timur atau sekitar 14 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Hiburan Gratis! Sujiwo Tejo hingga Lala Atila Bakal Manggung di Pelataran Balai Kota Surakarta pada Jumat dan Sabtu Akhir Pekan Ini

BMKG menyampaikan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data dapat berubah seiring kelengkapan data. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.