Jakarta

Revitalisasi Ragunan Jangan Bikin Tambah Mahal, Golkar Ingatkan Pemasukan Tak Boleh Bertumpu Pada Tiket

Ainun Kusumaningrum | 24 Agustus 2025, 14:21 WIB
Revitalisasi Ragunan Jangan Bikin Tambah Mahal, Golkar Ingatkan Pemasukan Tak Boleh Bertumpu Pada Tiket

AKURAT JAKARTA - Rencana revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mendapat dukungan dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco.

Dia menilai kebun binatang milik Pemprov DKI itu punya potensi besar untuk meningkatkan pendapatan daerah dan tetap menjadi destinasi hiburan rakyat.

Menurut Baco, Ragunan telah lama menjadi pilihan rekreasi warga Ibu Kota karena harga tiketnya yang murah. Karena itu, Baco menekankan agar revitalisasi harus dilakukan dengan hati-hati dan terukur.

Baca Juga: Golkar Apresiasi Pelantikan 2.703 PPPK Tahap I 2024, Harap Jadi Pematik Semangat Pegawai

“Saya mendukung rencana (revitalisasi) ini, asal perencanaan bisnisnya dilakukan dengan cermat,” kata Baco, Jumat (22/8/2025).

Politikus Partai Golkar itu menyebut, revitalisasi Ragunan harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas fasilitas agar lebih menarik wisatawan, namun tidak hanya sekadar mengikuti tren tanpa perhitungan matang.

“Jadi bukan sekadar ikut-ikutan tren atau mencari sensasi yang bisa berujung pada kerugian,” tegasnya.

Baca Juga: Fraksi Golkar Dukung Program Digitalisasi Pasar, Harap Pemprov Buat Regulasi Khusus

Baco juga mendorong Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta untuk menggandeng pihak swasta demi menghadirkan inovasi di Ragunan. 

Dia berpendapat, sumber pendapatan TMR tidak seharusnya hanya bertumpu pada tiket masuk.

“Jadi income-nya Ragunan itu tidak hanya dari tiket saja,” jelasnya.

Meski begitu, Baco mengingatkan agar harga tiket masuk tetap ramah di kantong masyarakat. Ia menegaskan, revitalisasi jangan sampai membuat Ragunan berubah menjadi destinasi wisata mahal.

“Harga tetap dipertahankan rendah agar tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.