Jakarta

Rencana Pemangkasan Trotoar di Jalan TB Simatupang Resmi Dibatalkan, Sebagai Gantinya Dishub DKI Jakarta Bakal Lakukan Ini!

Yasmina Nuha | 28 Agustus 2025, 15:26 WIB
Rencana Pemangkasan Trotoar di Jalan TB Simatupang Resmi Dibatalkan, Sebagai Gantinya Dishub DKI Jakarta Bakal Lakukan Ini!

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta batal memangkas sementara 7 titik trotoar di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan hal ini berdasarkan hasil peninjauan lapangan antara kontraktor pelaksana, PAL Jaya, dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta atas usulan pemangkasan trotoar.

"Rencana pemangkasan sementara Trotoar yang berada pada galian PAL Jaya manhole section 4, setelah dilakukan penilaian teknis oleh Dinas Bina Marga tidak dapat dilaksanakan," ujar Syafrin saat dihubungi wartawan, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga: Aksi Bersih Satu Hari Untuk Bumi Merdeka Dari Sampah, Wabup Intan: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama Masyarakat Kabupaten Tangerang

Ia menjelaskan, sebelumnya pihaknya berencana untuk Detour Jalan dengan melakukan pemangkasan sementara Trotoar yang berada pada galian PAL Jaya Manhole section 4, yaitu Jalan T.B. Simatupang sisi selatan seberang pintu keluar Gedung Cibis Park s.d simpang tiga Jalan Keramat-Jalan TB Simatupang.

Hal ini merupakan salah satu dari alternatif solusi yang diusulkan untuk meningkatkan kapasitas jalan, karena adanya pekerjaan galian pipa instalasi Pengelolaan Air Limbah (PAL Jaya).

Namun, pemangkasan tersebut dibatalkan sebab kondisi trotoar tersebut yang hanya kurang dari 1 meter sehingga tidak memberikan efek yang signifikan, serta berbagai kondisi lainnya.

"Karena kondisi eksisting trotoar yang ada hanya kurang dari 1 meter, dan terdapat jaringan utilitas kabel bawah tanah, tiang listrik, serta tiang Penerangan Jalan Umum yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pemindahan sementara secara metode konstruksi," terangnya.

Selain itu, lanjut Syafrin, usulan alternatif yang disampaikan selain pemangkasan trotoar adalah untuk pengalihan akses exit pintu tol Cipete-Pondok Labu dialihkan ke exit tol Lebak Bulus/Pondok Indah.

"Juga diusulkan untuk pembuatan laybay dan pulau lalu lintas di jalan RS Fatmawati-TB Simatupang," imbuhnya.

Baca Juga: Antisipasi Demo Buruh di Gedung DPR Berujung Rusuh, KAI Commuter Line Bakal Rekayasa Jalur KRL Tanah Abang - Rangkasbitung dan Sebaliknya

Adapun langkah upaya mitigasi penanganan lalu lintas yang bersifat mendesak, telah dilaksanakan hal-hal sebagai berikut :

a. Pemangkasan pagar area kerja Manhole section 4 dari sepanjang 35 meter menjadi hanya 20 meter;

b. Peningkatan produktifitas kerja kontraktor pelaksana dengan menambah jam kerja dan jumlah pekerja sehingga mempercepat proses galian dan pemasangan perpipaan.

c. Penambahan jumlah flagman oleh kontraktor pelaksana dan penempatan petugas pengatur lalu lintas Dinas Perhubungan dan Kepolisian sebagai upaya pemerintah hadir melayani keluhan mobilitas masyarakat.

Baca Juga: Keren! Pemkab Tangerang Raih Juara 1 Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal Tingkat Provinsi Banten

"Kami menghimbau masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum atau menghindari jl TB Simatupang, apabila kegiatannya tidak berada di kawasan tersebut," pungkas Syafrin. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.