Jakarta

Antisipasi Banjir Akibat Hujan Ekstrem Berpotensi hingga 25 Hari ke Depan, Pemprov DKI Gandeng BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Yasmina Nuha | 31 Oktober 2025, 16:37 WIB
Antisipasi Banjir Akibat Hujan Ekstrem Berpotensi hingga 25 Hari ke Depan, Pemprov DKI Gandeng BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, OMC dilakukan sebab dalam sekitar 25 hari ke depan terdapat potensi cuaca anomali dan hujan ekstrem di Jakarta. Pihaknya pun telah menyiapkan anggaran untuk operasi ini.

"Jadi mulai hari ini kami, mulai kemarin sebenarnya kami sudah bekerja sama dengan BMKG dan juga dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional untuk melakukan modifikasi cuaca," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga: Maher Zain Gelar Konser Tur Tiga Kota Indonesia, Mulai 9 November di Istora Senayan

"Budgetnya sudah kita siapkan karena memang ada kemungkinan 25 hari ke depan ini beberapa kali akan terjadi anomali dan cuaca ekstrem," sambungnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan terus menyampaikan informasi cuaca, khususnya cuaca ekstrem pada masyarakat Jakarta agar lebih waspada melalui berbagai kanal media yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta.

Lebih lanjut, terkait anggaran OMC ini, Pramono enggan menyebut angkanya. Namun, ia memastikan pihaknya akan siap siaga melaksanakan OMC jika curah hujan di atas 150-200 mm.

"Ya, anggarannya ada, tapi yang jelas pokoknya 25 hari ke depan setiap ada kemungkinan curah hujan di atas 200 atau 150 aja, kami akan melakukan modifikasi cuaca," jelasnya.

Selain itu, politikus PDIP itu juga mengungkapkan terjadi potensi banjir rob di kawasan Jakarta Utara pada tanggal 6-8 Oktober 2025.

Baca Juga: 10 Pohon Tumbang di Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Sebabkan Kerusakan Mobil hingga Kandang Kambing

"Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan ketika itu terjadi tidak secara bersamaan adanya banjir kiriman, banjir rob, maupun banjir lokal yang selama ini terjadi," harapnya.

Seperti diketahui, cuaca hujan ektrem melanda berbagai wilayah Jakarta yang menyebabkan genangan banjir hingga insiden pohon tumbang.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengklaim bahwa penanganan banjir di Jakarta lebih cepat dibandingkan dengan daerah lain.

"Dan alhamdulillah, mohon maaf, bukan apa-apa. Kalau dibandingkan dengan daerah-daerah sekitar, Jakarta pasti lebih cepat penanganan," kata Pramono, Kamis (30/10/2025) kemarin. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.