Jakarta

ICC 100 CTFP: Konser Amal Internasional untuk Atlet Difabel Siap Digelar di Jakarta

Ainun Kusumaningrum | 31 Desember 2025, 11:04 WIB
ICC 100 CTFP: Konser Amal Internasional untuk Atlet Difabel Siap Digelar di Jakarta

AKURAT JAKARTA – Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) bersiap menggelar International Charity Concert (ICC) 100 CTFP pada 31 Januari 2026 mendatang.

Bertempat di Sari Pacific Jakarta, konser amal ini menjadi bagian dari gerakan global Celebrity Talk for Para Athletes (100 CTFP) guna memperkuat dukungan bagi atlet difabel di kancah internasional.

Pendiri MMLWF sekaligus inisiator 100 CTFP, Natalia Tjahja, menyebutkan bahwa gerakan ini telah mengantongi dukungan penuh dari Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons.

Baca Juga: Malam Tahun Baru di Jakarta: Tanpa Kembang Api, Diisi Doa Lintas Agama dan Pertunjukan Drone

Sejak diperkenalkan di Singapura pada Juli 2025, inisiatif ini terus berkembang dengan melibatkan 327 tokoh dunia.

"Gerakan ini membawa pesan kuat bagi atlet paralimpik dunia. Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk kepemimpinan Andrew Parsons dan Wandee Tosuwan," ujar Natalia dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

Dedikasi Tanpa Honor Hal yang istimewa, konser ini mengusung konsep zero budget dan tanpa penjualan tiket. Seluruh musisi dan pengisi acara, termasuk maestro Dwiki Dharmawan dan penyanyi legendaris Ita Purnamasari, tampil secara sukarela tanpa honor.

Baca Juga: Asyik! Perayaan Tahun Baru 2026, Pemprov DKI Gratiskan Biaya Transjakarta, MRT, dan LRT pada 31 Desember dan 1 Januari

Aksi ini merupakan bentuk dedikasi murni terhadap nilai kemanusiaan dan semangat inklusi bagi kaum disabilitas.

Rencananya, acara akan dibuka oleh Sekjen ASEAN Para Sports Federation (APSF), Wandee Tosuwan, serta dihadiri oleh ratusan penyandang disabilitas yang akan menyaksikan langsung penampilan musisi favorit mereka.

Apresiasi Tokoh Bangsa Selain panggung musik, acara ini akan menyematkan penghargaan 100 CTFP Indonesia Award 2025. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam memajukan gerakan Paralympic di Indonesia.

Sejumlah nama besar masuk dalam daftar penerima, di antaranya Raja Sapta Oktohari (Tokoh Olahraga), Didi Budiardjo (Desainer), serta deretan pemimpin bisnis dan aktivis sosial lainnya.

MMLWF, yang berdiri sejak 2007, terus konsisten menjalankan misi amal "The Wishes" tanpa melakukan penggalangan dana publik atau lelang. Seluruh kegiatan difokuskan pada penyaluran bantuan langsung bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan di berbagai wilayah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.