Legislator Golkar Ramly HI Soroti Kesenjangan Distribusi Pangan Murah: 1,1 Juta Penerima, Baru 700 Ribu Terlayani

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, menyoroti kesenjangan besar dalam program distribusi pangan murah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Ia menyebut, dari total 1,1 juta penerima yang berhak, hanya sekitar 700 ribu yang benar-benar menerima bantuan di lapangan.
"Jomplang nih. Dari 1,1 juta yang harusnya dapat, yang terdistribusi cuma 700 ribu," ujarnya dalam Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan, beberapa waktu lalu.
Ramly menyampaikan, kondisi ini memicu keresahan warga yang mengandalkan program pangan murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di banyak lokasi, warga bahkan rela datang sejak subuh demi memastikan kebagian jatah.
"Masyarakat sudah tunggu dari jam 5 pagi, jam 6, jam 7 sudah habis," kata Ramly.
Kekacauan tak berhenti di situ. Ia mengungkap bahwa sejumlah kelompok seperti PPSU dan PKK juga menerima paket pangan murah karena tidak mendapatkan tambahan dari kelurahan.
Akibatnya, warga umum makin kesulitan memperoleh jatah yang seharusnya sudah dialokasikan berdasarkan sistem by name by address (BNBA).
"Sekarang dicek, dari jam 11 malam mereka sudah ngantre. Taruh sepatu, taruh keranjang. Jakarta masih seperti itu," tegasnya.
Ramly meminta Pemprov memperbaiki mekanisme pendataan agar penerima yang sudah masuk daftar tetap mendapatkan haknya tanpa harus berebut atau mengantre sepanjang malam.
Anggota Komisi E itu menegaskan, program pangan murah tidak boleh menjadi beban tambahan bagi masyarakat yang sedang membutuhkan.
"Kalau sudah nama masuk, datang terlambat pun harus dapat. Jangan sampai warga kehilangan haknya karena distribusi tidak rapi," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 5Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 6Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 7Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








