Gubernur Pramono Pastikan Persoalan Tumpukan Sampah di Sejumlah TPS Sudah Dibersihkan

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan tumpukan sampah di sejumlah tempat penampungan sementara (TPS) yang sempat dikeluhkan warga kini telah dibersihkan.
Kondisi tersebut sebelumnya terjadi akibat gangguan operasional imbas longsor di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Pramono mengatakan, penumpukan sampah dipicu oleh longsor di zona 4A TPST Bantargebang yang menyebabkan fasilitas tersebut tidak beroperasi selama sekitar 10 hari.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Bus dan Motor di Terminal Kampung Rambutan, Ibu dan Anak Tewas
"Jadi ada beberapa hal yang memang akibat dari Bantargebang zona 4A yang mengalami longsor, kemudian 10 hari tidak beroperasi. Itulah yang menyebabkan ada tumpukan," ujar Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan, setelah operasional kembali berjalan, Pemprov langsung melakukan percepatan penanganan di berbagai titik TPS yang terdampak.
"Sekarang ini kalau dilihat sampah-sampah yang ada di TPS-TPS, termasuk di Kramat Jati, semuanya sudah dibersihkan, termasuk di Waduk Cincin," katanya.
Menurut Pramono, pemerintah daerah juga mengerahkan sumber daya tambahan untuk memastikan pengangkutan sampah kembali normal dan tidak terjadi penumpukan lanjutan.
"Memang kemarin sempat ada gangguan, tapi sekarang kondisinya sudah kita tangani. Semua sudah dibersihkan," tegasnya.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut politikus PDIP itu, akan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan sampah, termasuk operasional TPST Bantargebang, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Sebelumnya, Pramono mengakui persoalan tumpukan sampah di sejumlah wilayah di Jakarta termasuk Tempat Penampungan Sementara (TPS) belum sepenuhnya terselesaikan. Meski demikian, ia memastikan kondisinya mulai berangsur membaik.
Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi penumpukan sampah, salah satunya dengan menambah armada pengangkut sampah di titik-titik yang mengalami penumpukan.
"Untuk sampah memang belum semuanya selesai. Tetapi sampah yang ada di TPS-TPS mulai berkurang. Bahwa belum semuanya terselesaikan, iya," kata Pramono dalam rapat pimpinan Pemprov DKI Jakarta, Rabu (1/4/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







