Waspada! Begini Cara Mudah Bedakan Bakso Asli atau Pakai Boraks dan Formalin

AKURAT JAKARTA - Fenomena penyalahgunaan bahan kimia seperti boraks dan formalin oleh pedagang nakal semakin marak.
Banyak dari mereka menggunakan cara ini demi membuat bakso tetap kenyal meski bahan bakunya tidak menggunakan daging segar.
Campuran tersebut memang mampu memberikan tekstur yang lebih padat, elastis, dan tampak menarik, namun tentu saja sangat membahayakan kesehatan kamu dalam jangka panjang.
Baca Juga: Kelihatannya Sehat, Tapi 4 Menu Sarapan Ini Justru Merusak Tubuh Kamu
Boraks sendiri merupakan senyawa yang dapat memperbaiki tekstur makanan sehingga tampak seperti bakso sapi yang dibuat dengan daging segar.
Sementara itu, formalin berfungsi sebagai pembasmi bakteri dan pengawet kuat yang sebenarnya dipakai untuk keperluan non-pangan.
Dua bahan kimia ini kerap disalahgunakan demi membuat bakso lebih awet dan tahan lama.
Baca Juga: Kurma Ternyata Punya Khasiat Besar untuk Wanita, Nomor 2 Jarang Diketahui
Menurut Robby W, Marketing Manager PT. Sumber Prima Anugrah Abadi (Bakso Sumber Selera), “Bakso mengandung formalin/boraks cenderung kenyal ketika digigit.”
Ia juga menegaskan bahwa “Sedangkan bakso asli daging sapi akan terasa garing ketika digigit.”
Kutipan ini menggambarkan betapa mudahnya membedakan bakso asli dengan bakso campuran bahan berbahaya jika kamu lebih teliti.
Baca Juga: Terungkap! 5 Makanan yang Paling Direkomendasikan Dokter Pasca Operasi
Namun bukan hanya tekstur yang berbeda.
Ada beberapa ciri lain yang bisa kamu kenali:
Ciri Bakso Mengandung Boraks
- Tekstur sangat kenyal dan tidak wajar
- Warna lebih putih dari bakso sapi pada umumnya
- Aromanya kurang alami
- Memantul ketika dijatuhkan
- Tidak mudah lengket
Ciri Bakso Mengandung Formalin
- Tidak mudah hancur meski diremas
- Bisa awet lebih dari tiga hari tanpa disimpan di kulkas
- Tidak lengket
- Lalat tidak mau hinggap
Baca Juga: Nasi Tempong Paling Pedas di Jakarta Ada di 5 Tempat Ini, Berani Coba?
Dengan memahami ciri-ciri ini, kamu bisa lebih waspada saat memilih bakso yang aman dikonsumsi.
Ingat, bakso yang terlihat sempurna justru bisa jadi paling berbahaya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








