Jakarta

5 Trik Ampuh Agar Santan Tak Mudah Encer, Nomor 3 Sering Dilupakan

Zainal Abidin | 23 Oktober 2025, 08:00 WIB
5 Trik Ampuh Agar Santan Tak Mudah Encer, Nomor 3 Sering Dilupakan

AKURAT JAKARTA - Kamu pasti pernah kecewa karena masakan bersantan yang seharusnya gurih dan kental malah jadi cair dan hambar, bukan?

Padahal, santan dikenal sebagai bahan dapur yang mampu memperkaya rasa dan memberi tekstur lembut pada hidangan.

Faktanya, banyak orang belum mengetahui bahwa cara mengolah santan yang salah bisa membuat masakan kehilangan cita rasa terbaiknya.

Baca Juga: Segar Maksimal! Resep Lemonade Ala Kafe dengan Bahan Sederhana

Dengan trik sederhana dan bahan pendukung yang tepat, kamu bisa membuat santan tetap kental dan tidak mudah pecah saat dimasak.

Santan memang memerlukan perhatian khusus agar kualitasnya tidak berubah selama proses memasak.

1. Gunakan santan kental dari perasan pertama 

Baca Juga: Rahasia di Balik Lezatnya Cah Kangkung Saus Tiram, Menu Sederhana yang Bikin Nasi Cepat Habis!

Gunakan santan kental dari perasan pertama untuk mendapatkan hasil yang lebih gurih dan berlemak alami.

Jika kamu memakai santan instan, pilih yang berlabel “thick coconut milk” agar hasilnya menyerupai santan segar.

Hindari mencampur santan dengan air terlalu banyak supaya kekentalannya tetap terjaga hingga masakan matang.

Baca Juga: Dari Dapur ke Ide Jualan, Ini Resep Otak-Otak Udang Ebi Crispy

2. Memasak santan terlalu lama

Kesalahan umum lainnya adalah memasak santan terlalu lama atau memasukkannya di awal proses.

Langkah ini justru membuat teksturnya pecah dan kuah menjadi encer.

Baca Juga: Resep Nugget Ayam Garing Tanpa Kukus, Siap Jadi Bekal Favorit Anak

Sebaiknya, masukkan santan di tahap akhir saat bahan utama sudah hampir matang, kemudian kecilkan api sambil diaduk perlahan.

Cara ini membantu menjaga lemak alami santan tetap stabil dan rasa gurihnya tidak hilang.

3. Jangan biarkan santan mendidih 

Baca Juga: Resep Asinan Betawi Asli yang Segar dan Autentik, Favorit Sepanjang Masa

Selain itu, jangan biarkan santan mendidih terlalu kuat.

Gelembung besar atau bunyi mendesis di permukaan menandakan lemak mulai pecah.

Gunakan api kecil dan aduk lembut agar santan tidak berubah menjadi cair.

Baca Juga: Nasi Uduk Pasar Thomas, Kuliner Legendaris yang Jadi Langganan Artis di Jakarta Pusat

4. Bahan pengikat alami

Jika kamu ingin kuah lebih pekat, tambahkan bahan pengikat alami seperti larutan tepung beras, maizena, atau kemiri yang dihaluskan bersama bumbu.

Bahan-bahan ini tidak hanya membantu mempertahankan kekentalan, tapi juga menambah aroma khas masakan tradisional.

Baca Juga: Bakmi Doraemon, Mie Ayam Legendaris yang Tetap Jadi Primadona di Jakarta Pusat

5. Hindari penambahan air berlebih

Terakhir, hindari penambahan air berlebih.

Banyak yang tanpa sadar menambahkan air untuk memperbanyak kuah, padahal hal ini bisa merusak keseimbangan rasa.

Baca Juga: Menjelajah Cikini Lewat Jejak Kuliner Legendaris

Cukup gunakan air untuk merebus bahan utama sebelum santan dimasukkan.

Dengan lima langkah sederhana ini, kamu bisa memasak hidangan bersantan tanpa khawatir kuah menjadi encer.

Masakan pun terasa lebih niat, gurih, dan pastinya menggugah selera. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.