Banyak yang Nggak Tahu, Ini Segudang Manfaat Tidur Mematikan Lampu untuk Kesehatan Fisik dan Mental

AKURAT JAKARTA - Tidur dengan mematikan lampu memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, baik dari segi fisik maupun mental.
Berikut adalah beberapa manfaat tidur dalam kondisi gelap:
1. Meningkatkan Produksi Melatonin
Melatonin adalah hormon yang mengatur siklus tidur dan bangun tubuh. Produksi melatonin meningkat dalam kondisi gelap, yang membantu tubuh merasa lebih mengantuk dan tertidur lebih cepat.
Baca Juga: Apakah Benar Peluang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta Belum Tertutup? FAN: Pintu Belum Digembok!
Tidur dengan lampu menyala atau paparan cahaya biru dari perangkat elektronik dapat menurunkan kadar melatonin, sehingga mengganggu kualitas tidur dan siklus tidur alami.
2. Meningkatkan Kualitas Tidur
Tidur dalam kondisi gelap total membantu meningkatkan kualitas tidur. Cahaya, terutama cahaya biru dari layar elektronik, dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, membuat sulit untuk tidur nyenyak.
Kualitas tidur yang baik penting untuk pemulihan tubuh dan otak, serta menjaga kesehatan secara keseluruhan.
3. Mengurangi Risiko Depresi
Baca Juga: Tahukah Anda Ada Cara Mengatasi Batuk Tanpa Obat, Bisa Dilakukan di Rumah
Penelitian menunjukkan bahwa paparan cahaya saat tidur dapat dikaitkan dengan risiko depresi yang lebih tinggi.
Tidur dalam gelap total membantu menjaga ritme sirkadian yang seimbang, yang penting untuk keseimbangan hormonal dan kesehatan mental.
Ritme sirkadian yang terganggu dapat mempengaruhi kadar hormon yang terkait dengan suasana hati, seperti serotonin, yang dapat meningkatkan risiko depresi.
4. Meningkatkan Fungsi Kekebalan Tubuh
Tidur dalam kondisi gelap total memungkinkan tubuh memasuki tahap tidur yang lebih dalam, yang penting untuk perbaikan dan regenerasi sel.
Baca Juga: Daftar 9 Artis Siap Maju di Pilkada 2024: Raffi Ahmad, Ahmad Dhani hingga Desy Ratnasari
Tidur yang berkualitas juga mendukung fungsi kekebalan tubuh, membantu melawan infeksi dan menjaga tubuh tetap sehat.
5. Menjaga Kesehatan Mata
Mengurangi paparan cahaya buatan saat tidur juga dapat membantu menjaga kesehatan mata. Cahaya biru dari perangkat elektronik bisa menyebabkan ketegangan mata dan mempengaruhi penglihatan dalam jangka panjang.
Tidur dalam gelap dapat memberikan istirahat yang dibutuhkan mata dari cahaya buatan.
6. Menurunkan Risiko Obesitas dan Penyakit Metabolik
Kurangnya tidur yang berkualitas, yang bisa terjadi ketika tidur dengan lampu menyala, dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas dan gangguan metabolik seperti diabetes.
Tidur dalam gelap dapat membantu menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang dan mengatur hormon yang mengontrol rasa lapar dan kenyang.
7. Mengurangi Tekanan Darah dan Meningkatkan Kesehatan Jantung
Tidur yang baik dalam kondisi gelap dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa tidur yang tidak terganggu dalam kondisi gelap dapat menurunkan stres dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: Untuk Para Introvert, Ini Tips Saat Lelah Sosial karena Terlalu Sering Bertemu Orang
Kesimpulan
Untuk mendapatkan manfaat tidur yang optimal, sebaiknya tidur dalam kondisi gelap total.
Hal ini tidak hanya membantu dalam mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan.
Mengurangi paparan cahaya buatan, terutama dari perangkat elektronik sebelum tidur, juga penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







