Jakarta

9 Penyebab Kaki Mendadak Kram Ketika Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Hawa E. Azhari | 28 September 2024, 04:30 WIB
9 Penyebab Kaki Mendadak Kram Ketika Tidur, Ini Cara Mengatasinya

AKURAT JAKARTA - Kaki yang mendadak kram saat tidur adalah kondisi yang sering terjadi dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor.

Kram kaki, atau night leg cramps, biasanya terjadi di otot betis dan bisa berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit.

Berikut beberapa penyebab umum kram kaki saat tidur:

Baca Juga: 10 Obat Asam Urat Alami yang Mudah Ditemukan, Dijamin Ampuh dan Tanpa Efek Samping

1. Dehidrasi

Kekurangan cairan tubuh dapat mengganggu keseimbangan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium, yang diperlukan untuk fungsi otot yang normal.

Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan kontraksi otot yang tidak terkendali atau kram.

2. Kurangnya Mineral (Elektrolit)

Baca Juga: Tekuk Timor Leste 3-1, Timnas Indonesia U20 Masih Kokoh di Puncak Klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia U20 2025

Kekurangan elektrolit penting seperti magnesium, kalium, dan kalsium dapat menyebabkan kram otot, termasuk saat tidur.

Mineral ini berperan dalam menjaga fungsi otot yang sehat dan mencegah kontraksi otot yang berlebihan.

3. Kelelahan Otot

Aktivitas fisik yang berlebihan atau olahraga yang intens, terutama tanpa pemanasan yang cukup, dapat membuat otot-otot tegang.

Baca Juga: Kado Terindah di Perayaan 1 Dekade Berkarya, JVS Group Cetak Dua Rekor MURI

Otot yang kelelahan bisa mengalami kram saat tubuh sedang beristirahat.

4. Posisi Tidur yang Salah

Posisi tidur yang salah, terutama yang menekan otot atau menahan otot dalam satu posisi terlalu lama, dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan kram.

5. Aliran Darah yang Tidak Lancar

Baca Juga: Seperti Apa Peta Kekuatan Cagub-Cawagub Jakarta Berdasarkan Wilayah? Berikut Hasil Survei Terbaru dari Poltracking Indonesia

Sirkulasi darah yang tidak optimal di kaki akibat gaya hidup yang tidak aktif atau duduk terlalu lama sebelum tidur dapat memicu kram saat tidur.

Peredaran darah yang buruk mengurangi oksigen dan nutrisi ke otot.

6. Penggunaan Obat-obatan

Beberapa obat, seperti diuretik, statin (untuk menurunkan kolesterol), dan obat tekanan darah, dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit atau memicu kram otot sebagai efek samping.

7. Kehamilan

Baca Juga: Tangani Sampah di Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kerjasama dengan Sejumlah Pihak Berikan Pembinaan pada Pengelola Bank Sampah

Ibu hamil sering mengalami kram kaki di malam hari, terutama di trimester ketiga.

Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan sirkulasi darah, tekanan pada saraf dan pembuluh darah, serta ketidakseimbangan elektrolit.

8. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit saraf, atau penyakit arteri perifer dapat memicu kram kaki secara tiba-tiba.

Baca Juga: Survei Poltracking Membuktikan: Mayoritas Suku di Jakarta, dari Betawi, Jawa hingga Batak, Memilih Ridwan Kamil - Suswono di Pilkada Jakarta 2024

Gangguan ini biasanya memengaruhi aliran darah dan fungsi saraf di kaki.

9. Kurang Peregangan Sebelum Tidur

Tidak melakukan peregangan sebelum tidur atau setelah aktivitas fisik dapat menyebabkan otot tetap kaku, sehingga lebih rentan mengalami kram saat tubuh beristirahat.

Cara Mengatasi

- Peregangan otot sebelum tidur.

Baca Juga: Bukan Dikenai Sanksi, Heru Budi Sebut 165 Petugas Satpol PP DKI yang Terlibat Judi Online Akan Diberi Pendampingan Psikolog

- Minum cukup air sepanjang hari untuk mencegah dehidrasi.

- Konsumsi makanan kaya magnesium, kalium, dan kalsium seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan pisang.

- Hindari posisi tidur yang salah yang bisa menekan otot atau pembuluh darah.

Jika kram kaki saat tidur sering terjadi atau sangat menyakitkan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mencari penyebab dan penanganan lebih lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.