WARGA KALTIM MERAPAT! Konser Slank Berkonsep Unik Digelar Desember 2024, Catat Nih Waktu dan Lokasinya

AKURAT JAKARTA - Warga Kaltim Merapat, Konser Slank Berkonsep Unik Digelar Desember 2024, Catat Nih Waktu dan Lokasinya
Bikin unik, Konser Slank akan digelar di lahan eks tambang di Berambai, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (30/12/2024).
Konser Slank di Kaltim ini nantinya akan ada yang mengendarai vespa listrik sebagai simbol transformasi energi dari fosil ke energi terbarukan.
Baca Juga: Nih Jadwal Konser NDX AKA Terbaru Desember 2024, Jangan Lewatkan Mampir di Kotamu
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengatakan konser Slank ini menginisiasi langkah inovatif untuk mengampanyekan gerakan ramah lingkungan.
Langkah ini, menurut Akmal, adalah bagian dari kampanye nasional ramah lingkungan.
Ini bertujuan mengurangi polusi udara, air, dan tanah, sekaligus menekan laju pemanasan global dan perubahan iklim.
Baca Juga: Konser Gratis Slank di Jakarta, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini Biar Gak Salah
“Saya sedang mengumpulkan minimal 20 vespa listrik. Nantinya, kita akan bersama-sama dengan Kaka Slank menuju lokasi konser di Berambai."
"Ini adalah simbol transformasi energi menuju keberlanjutan, sekaligus mendukung gerakan pemerintah pusat,” ujar Akmal.
Untuk mendukung inisiatif ini, Akmal juga berencana mengundang Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, yang gencar mengembangkan vespa bekas menjadi vespa listrik.
Akmal bahkan menawarkan bantuan kepada masyarakat yang ingin mengonversi vespa mereka dari bahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik.
“Jika ada yang punya vespa jadul dan ingin diubah menjadi listrik, saya siap membantu. Nanti akan kita bawa ke bengkel di PPU untuk transformasi,” tambahnya.
Selain konser, lokasi eks tambang yang dipilih menjadi simbol penting bahwa lahan pascatambang dapat dimanfaatkan kembali untuk pertanian produktif.
Akmal mencontohkan berbagai perusahaan tambang yang telah mengembangkan program ini.
Seperti PT Indominco yang menanam pisang dan kelengkeng, PT Berau Coal dengan tanaman kakao, hingga PT Kideco yang mengembangkan madu kelulut dan sayuran.
“Kaltim tidak antitambang. Namun, tambang yang sudah selesai dieksploitasi harus diubah menjadi lahan yang produktif dan bernilai ekonomi.
Dengan begitu, gerakan go green dapat berjalan beriringan dengan upaya penghijauan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Akmal. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Schalke 04 vs RB Leipzig di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Misi Sulit Royal Blues Menghentikan Dominasi Die Roten Bullen
- 3Prediksi Skor Levante vs Atletico Madrid di La Liga, 31 Oktober 2026: Ambisi Los Colchoneros Kudeta Puncak Klasemen
- 4Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 5Prediksi Skor Augsburg vs Freiburg di Bundesliga, Sabtu 31 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Hentikan Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Stuttgart di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Pertahankan Rekor Sempurna?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





