Bukan Hoaks! WNI Bisa Masuk China Tanpa Visa Hingga 10 Hari

AKURAT JAKARTA - Traveler Indonesia bisa bernapas lega.
China kini memberikan bebas visa transit hingga 10 hari!
Kebijakan ini resmi diberlakukan untuk wisatawan dari Indonesia yang ingin singgah di Negeri Tirai Bambu sebelum melanjutkan perjalanan ke negara lain.
Baca Juga: LEGOLAND Terbesar Dunia di Shanghai Mulai Uji Coba, Siap Hadirkan Petualangan Seru
Dikutip dari Xinhua pada Jumat (13/6/2025), pemerintah China secara resmi menambahkan Indonesia dalam daftar negara yang mendapat fasilitas bebas visa transit, menjadikannya sebagai negara ke-55 yang berhak atas kebijakan ini.
Artinya, Warga Negara Indonesia (WNI) kini dapat masuk ke China tanpa visa melalui 60 titik pelabuhan atau bandara internasional.
Traveler yang memenuhi syarat bisa menetap di China selama maksimal 240 jam atau 10 hari, selama itu mereka diizinkan untuk berwisata, melakukan kunjungan bisnis, atau menemui keluarga.
Baca Juga: Dari Pasir Putih hingga Kayaking Malam: Inilah 15 Event Seru di PIKcation
Namun, aktivitas seperti bekerja, belajar di institusi, atau meliput berita tetap membutuhkan visa khusus dan tidak termasuk dalam kebijakan bebas visa ini.
Program bebas visa ini berlaku di 24 provinsi dan kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangdong, Yunnan, hingga daerah otonomi seperti Guangxi Zhuang.
Wilayah-wilayah ini dikenal memiliki destinasi wisata dan budaya yang sangat menarik untuk dijelajahi meski hanya dalam waktu singkat.
Baca Juga: PIKcation 2025 Resmi Dimulai, Siap Sambut 1,4 Juta Wisatawan Lewat School’s Out, Summer’s I
Kebijakan ini merupakan langkah lanjutan dari strategi China untuk memperkuat arus wisatawan dan pertukaran internasional.
Sebelumnya, China juga telah meluncurkan program bebas visa enam hari khusus bagi wisatawan ASEAN, termasuk Indonesia, yang ingin mengunjungi kawasan eksotis Xishuangbanna di Provinsi Yunnan, yang berbatasan langsung dengan Myanmar dan Laos.
Sampai saat ini, sudah ada 54 negara yang terlebih dahulu masuk dalam daftar bebas visa transit, mayoritas berasal dari kawasan Eropa, Amerika, dan Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan.
Dengan bertambahnya Indonesia ke dalam daftar ini, peluang liburan hemat dan praktis ke China kini terbuka lebar.
Tapi, pastikan kamu tetap patuh aturan, ya! (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







