Jakarta

Liburan ke Luar Negeri? Hindari Kebiasaan yang Bisa Bikin Malu

Zainal Abidin | 26 September 2025, 11:00 WIB
Liburan ke Luar Negeri? Hindari Kebiasaan yang Bisa Bikin Malu

AKURAT JAKARTA - Perjalanan ke luar negeri sering kali menjadi pengalaman yang penuh antusiasme.

Namun, ada hal penting yang perlu kamu ketahui: kebiasaan kecil sehari-hari yang tampak biasa di rumah, bisa saja dianggap tidak sopan di negara tujuan.

Kebiasaan para wisatawan, terutama dari kelas menengah ke bawah, sering kali tanpa sadar memunculkan kesalahpahaman budaya.

Baca Juga: Gunung Inerie, Gunung Paling Kerucut di Indonesia yang Menawan Wisatawan

Melansir dari Geediting.com, sejumlah perilaku ternyata bisa meninggalkan kesan berbeda di mata orang asing.

Misalnya, kebiasaan di restoran yang dianggap lumrah di Indonesia, bisa jadi dipandang tidak sopan di negara lain.

Begitu juga soal gaya berpakaian, interaksi sosial, hingga kebiasaan belanja, yang semuanya punya standar berbeda di tiap budaya.

Baca Juga: Festival Erau, Pesta Adat Kutai yang Mendunia

1. Kebiasaan di Restoran dan Tempat Makan

Meninggalkan tip sembarangan atau menawar harga di restoran bisa dianggap tidak menghargai aturan setempat.

2. Penampilan dan Gaya Berpakaian

Baca Juga: Selendang Mayang, Kesegaran Legendaris Betawi yang Mulai Langka

Pakaian terlalu santai atau aksesori mencolok bisa memberi kesan kurang sopan, apalagi saat mengunjungi tempat formal.

3. Interaksi dengan Orang Lain

Sikap terlalu ramah atau berubah-ubah soal siapa yang membayar tagihan bisa menimbulkan salah paham.

Baca Juga: Jangan Lupa! Solo Art Market Edisi Ke-120 Digelar di Ngarsopuro Akhir Pekan ini, Berikut Rangkaian Acaranya

4. Pola Belanja

Mengunjungi toko mahal hanya untuk melihat-lihat, atau berlebihan dalam memakai kupon, kadang terlihat janggal bagi orang lokal.

5. Hal Lain yang Perlu Dihindari

Baca Juga: Gorontalo Karnaval Karawo 2025 Digelar Akhir Pekan Ini, Ada Festival Kuliner hingga Milenial Musik Kreatif, Simak Rangkaian Acaranya!

Terlalu sering mengambil foto di area terlarang, membawa barang berlebihan, atau enggan mempelajari adat lokal, bisa meninggalkan kesan negatif.

Sebenarnya, perilaku ini bukan karena niat buruk, melainkan pengaruh dari latar belakang dan lingkungan tempat tumbuh.

Dengan memahami perbedaan budaya, kamu bisa menghindari kesalahpahaman dan lebih dihargai sebagai tamu di negara orang.

Baca Juga: Menyusuri Jejak Bahasa Betawi, Warisan Lisan yang Melekat di Jakarta

Menghormati norma setempat adalah langkah utama untuk membuat perjalanan lebih nyaman dan bermakna. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.