Slank Gelar Tur Akbar 10 Kota Bareng HS, Rayakan 42 Tahun Berkarya

AKURAT JAKARTA – Grup musik legendaris Slank akan menggelar konser tur di 10 kota besar di Indonesia, mulai Oktober 2025 hingga Mei 2026, dalam rangkaian acara bertajuk "HEY...SLANK X HS BERANI KITA BEDA".
Tur ini sekaligus menjadi perayaan 42 tahun Slank berkarya di kancah musik nasional.
Founder HS, Haji Muhammad Suryo, di Yogyakarta, Sabtu (18/10), menyatakan bahwa konser ini tidak hanya ditujukan sebagai hiburan musik, tetapi juga sebagai gerakan sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat.
"HEY...SLANK X HS BERANI KITA BEDA menjadi salah satu perjalanan tur musik terbesar tahun ini, menghadirkan band legendaris Indonesia, Slank, untuk kembali menyapa Slankers di seluruh penjuru negeri dengan semangat baru," ujar Suryo.
Ia menjelaskan bahwa tur yang dipromotori oleh Surya Kreasi Yogyakarta dan didukung HS Berani Kita Beda ini mengangkat tema "HEY... SLANK" sebagai sapaan hangat kepada para penggemar (Slanker).
Dukungan dari HS ini konsisten terhadap kreativitas dan semangat positif anak muda.
Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Peluang WNA Pimpin BUMN Strategis seperti Garuda dan Pertamina
Melalui semangat "Berani Kita Beda", lanjut Suryo, Slank bersama HS berupaya menyebarkan pesan perdamaian dan mendorong semangat berkarya secara autentik, kreatif, dan bertanggung jawab.
"Tur ini hadir untuk memberikan hiburan positif, menyebarkan semangat perdamaian dan persatuan melalui musik, serta menjadi sarana bagi generasi muda Indonesia untuk menyalurkan energi kreatif mereka," tuturnya.
Sementara itu, Vokalis Slank, Kaka, menambahkan bahwa kolaborasi ini spesial karena bertepatan dengan perayaan 42 tahun perjalanan musik Slank.
Menurutnya, Slank dan HS Berani Kita Beda memiliki kesamaan semangat independensi dan keberanian untuk tampil beda.
"Melalui tur ini, Slank ingin menyebarkan pesan damai, menghidupkan kembali nilai-nilai kreativitas, dan memperkuat semangat untuk terus berkarya secara bertanggung jawab," kata Kaka.
Ia menegaskan, Slank tetap berpegang pada keyakinan bahwa musik bisa menjadi jembatan perdamaian dan keberanian untuk menjadi diri sendiri, sebuah semangat yang telah dipegang selama 42 tahun terakhir. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









