Tips Mencegah dan Mengatasi Flexing

AKURAT.CO - Kata "flexing" pasti sudah sangat tidak asing lagi saat ini, terutama bagi generasi Z.
Kata itu sering dikaitkan dengan ajang pamer seseorang terhadal sesuatu, secara langsung maupun melalui media sosial.
Flexing adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang mencoba untuk tampil lebih sukses atau kaya daripada yang sebenarnya mereka miliki.
Baca Juga: Alasan Seseorang Melakukan Flexing
Ini seringkali melibatkan gaya hidup berlebihan atau meminjam uang untuk mempertahankan gaya hidup dan penampilan palsu itu.
Untuk mencegah dan mengatasi flexing, berikut beberapa langkah yang dapat dapat kamu coba:
1. Jujur dengan diri sendiri
Pertama-tama, cobalah untuk memahami motivasi di balik perilaku flexing.
Baca Juga: 8 Dampak Negatif Prilaku Flexing
Jika kamu merasa dorongan untuk terlihat lebih sukses daripada yang sebenarnya, tanyakan kepada diri sendiri mengapa kamu merasa perlu melakukan itu.
Mungkin ada ketidakamanan atau tekanan sosial yang menjadi penyebabnya.
2. Buat anggaran dan rencana keuangan
Penting untuk memiliki anggaran dan rencana keuangan yang realistis.
Baca Juga: Resep Bir Pletok, Minuman Rempah Khas Betawi
Ketika kamu memiliki pemahaman yang jelas tentang keuangan kamu, kamu tidak akan merasa perlu untuk menghabiskan lebih dari yang kamu mampu atau meminjam uang untuk mempertahankan penampilan.
3. Tetapkan prioritas
Tentukan apa yang benar-benar penting dalam hidup kamu dan fokus pada itu.
Hindari terjebak dalam perlombaan untuk membeli barang-barang mewah atau menunjukkan kesuksesan yang palsu hanya untuk memenuhi ekspektasi orang lain.
4. Bijak dalam berutang
Jika kamu perlu meminjam uang, pastikan itu adalah keputusan yang bijak dan perlu.
Pertimbangkan suku bunga, jangka waktu, dan dampaknya terhadap keuangan kamu secara keseluruhan.
5. Bangun dukungan sosial
Bicarakan perasaan, emosi dan tantangan yang dihadapi dengan teman-teman atau anggota keluarga yang dipercayai.
Mereka dapat memberikan dukungan emosional dan saran yang berguna.
6. Evaluasi lingkungan sosial Anda
Lingkungan sosial dan teman-teman dapat mempengaruhi perilaku seseorang.
Cobalah untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang yang menghargai kamu apa adanya dan tidak mendorong kamu untuk berperilaku berlebihan.
7. Jangan membandingkan diri dengan orang lain
Hindari membandingkan diri sendiri dengan orang lain secara berlebihan.
Setiap orang memiliki perjalanan dan keadaan finansial yang berbeda. Fokuslah pada perkembangan pribadi diri sendiri.
8. Kerja sama dengan profesional
Jika kamu merasa kesulitan mengatasi kecenderungan flexing dan hal itu merugikan keuangan atau kesejahteraan mental kamu, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang konselor atau terapis yang berpengalaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





