Istilah 'Skena' Lagi Ramai, Bahasa Gaul Gen Z di Medsos untuk Pecinta Musik, Apa Sih Artinya?

AKURAT.CO - Istilah "Skena" kini tengah mendominasi media sosial, terutama Twitter dan TikTok. Meskipun sudah cukup populer, masih banyak yang belum memahami makna sebenarnya dari istilah ini.
Skena merupakan singkatan dari "Sua, cengKErama, kelaNA" dalam bahasa gaul. Dalam konteks ini, skena merujuk kepada perkumpulan orang yang memiliki minat terhadap hal yang sama, seperti musik, fashion, atau hobi.
Dalam dunia musik, skena mengacu pada komunitas atau wadah untuk genre musik tertentu.
Istilah ini digunakan untuk membedakan antara berbagai genre musik, misalnya, "skena musik" untuk penggemar musik rock dan "skena indie" untuk penggemar musik independen.
Baca Juga: Ini 4 Beda Pandangan Antara Generasi Milenial dan Gen Z Terkait Dunia Kerja
Meskipun telah menjadi tren, istilah "Skena" belum dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Namun, sudah sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di kalangan pecinta musik dan pegiatnya, baik secara langsung maupun di media sosial.
Sayangnya, belakangan ini skena sering memiliki konotasi negatif di media sosial, karena digunakan dengan kata-kata negatif. Beberapa menganggapnya sebagai kelompok yang mengkritik orang lain yang berbeda minat dengan mereka.
Selain "skena," ada juga istilah "polisi skena," yang merujuk kepada seseorang yang sangat paham tentang suatu genre musik tertentu dan sering memberikan komentar tentang pengetahuan musik seseorang serta cara mereka menikmati musik.
Baca Juga: ADA ADA AJE: Tak Kuat Nahan Sahwat, Nekat Main di Toilet Pesawat. Penumpang Lain Malah Nobar
Selain "skena," ada beberapa istilah gaul dalam dunia musik, seperti "funkotan" yang menggabungkan musik elektronik dan house, "indie" yang merujuk pada musik independen yang diproduksi sendiri tanpa label, dan "moshing" atau "mosh pit" yang menggambarkan gerakan tubuh saat menari atau menikmati pertunjukan musik.
Dengan semakin berkembangnya budaya musik dan bahasa gaul, istilah-istilah ini menjadi bagian penting dari percakapan sehari-hari di kalangan penggemar musik generasi Z. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!









