Mengenal Kelompok Saint Emas di Serial Manga Saint Seiya: Mampu Hancurkan Bintang dalam Sekali Pukul dan Ada Anggota Terlibat Kudeta Sanctuary

AKURAT JAKARTA - Musim Panas 2024, serial manga Saint Seiya: Next Dimension-The Myth of Hades yang hiatus sejak Juni 2023 akan kembali terbit.
Kelanjutan seri Saint Seiya ini menjanjikan alur cerita klimaks dari perjuangan para kesatria zodiak. Manga Saint Seiya akan diterbitkan Majalan Champion RED milik Akita Publishing edisi Maret 2024.
Saint Seiya merupakan serial anime yang ditulis Masami Kurumada sejak 1986 hingga 1990.
Baca Juga: Mengenal Saori di Serial Manga Saint Seiya: Reinkarnasi Dewi Athena yang Tidak Terlatih Bertempur
Saint Seiya: Next Dimension-The Myth of Hades diperkirakan akan memiliki 16.
Tahun lalu, Saint Seiya mendapat versi live action dengan diberi judul Knights of the Zodiac dan tayang perdana di Amerika Serikat pada Mei 2023.
Saint Seiya bercerita tentang perjuangan lima Orang Suci, yaitu Seiya, Shiryu, Hyoga, Andromeda Shun, dan Phoenix Ikki mengabdi kepada Athena atau Saori. Masing-masing Orang Suci ini memiliki kekuatan khas.
Baca Juga: Penggemar Manga Aksi Harap Bersabar, Seri Terbaru Jujutsu Kaisen Baru Terbit Pada 2 April 2024
Nah, kali ini kita akan membahas tentang Kelompok Saint Emas. Dikutip dari Fandom.com, kelompok Saint Emas beranggotakan dua belas prajurit terkuat dan berperingkat tinggi di pasukan Athena. Mereka ibarat benteng pertahanan terakhir Dewi Athena dan Paus Agung.
Di serial Saint Seiya, anggota Kelompok Saint Emas memiliki kekuatan super dahsyat.
Masing-masing Saint digambarkan memakai kain emas yang sangat kuat. Apabila kain emas ini saling berdekatan, akan memancarkan sinar terang dan suara gemuruh yang disebut resonansi.
Tapi, reuni anggota Kelompok Saint Emas merupakan peristiwa langka. Mereka tidak akan berkumpul apabila Athena tidak dilanda krisis dan mereka tidak dipanggil Paus Agung.
Setiap anggota kelompok Saint Emas memiliki kekuatan indera ketujuh. Beberapa di antara mereka bahkan ada yang mencapai indera kedelapan.
Di serial Saint Seiya, prajurit yang memiliki indera ketujuh mampu menguasai inti cosmo yang memungkinkan memberikan kekuatan ajaib, seperti bergerak dengan kecepatan cahaya. Bayangkan sendiri, kekuatan seperti apa yang akan dimiliki anggota Saint Emas yang sudah mencapai indra kedelapan (Arayashiki).
Sehingga, anggota Kelompok Saint Emas begitu dihormati oleh Saint-saint lain. Meski begitu, tidak semua anggota Saint Emas prajurit jujur jujur dan saleh.
Sebagian dari mereka dikenal suka bertindak kejam dan mementingkan kepentingan sendiri. Sehingga sulit dikendalikan rekan-rekan mereka di Saint Emas.
Ketika dua Orang Suci Emas dengan kekuatan setara saling berhadapan, dikatakan bahwa pertempuran mereka pasti akan menemui jalan buntu. Konfrontasi ini disebut sebagai "Perang Seribu Hari", karena para orang suci bisa mati atau bertarung selamanya tanpa pemenang.
Kekuatan legendaris Kelompok Saint Emas adalah Athena Exclamation.
Teknik ini bisa muncul apabila tiga anggota Saint Emas berkumpul kemudian melepaskan sejumlah energi yang mirip dengan Big Bang, namun skala kecil.
Ketika teknik ini saling bertabrakan, mengeluarkan kekuatan yang sangat destruktif. Saint Emas yang mengeluarkan teknik ini dianggap biadab dan tidak terhormat.
Selain itu, Saint Emas juga memiliki kekuatan yang disebut Pengorbanan kelompok Suci Emas.
Teknik ini begitu desktruktif yang mampu menghancurkan bintang dengan sekali pukul.
Di Saint Seiya, Saint Emas memiliki lawan setara dari Pelaut Poseidon atau pasukan Hantu Bintang Langit dari Hades, teruama Tiga Hakim.
Serial anime dan film juga memperkenalkan God Warriors sebagai musuh level Saint Emas.
Di Saint Seiya, kisah Saint Emas muncul pertama kali saat salah satu Saint Emas, Gemini Saga, melakukan kudeta dengan membunuh Paus Agung dan Sagitarius Aiolos.
Gemini saga juga mengambil alih kendali Sanctuary.
Bertahun-tahun kemudian, para Orang Suci Perunggu menyerbu Tempat Suci untuk mengembalikan Athena, membunuh lima Orang Suci Emas; Gemini Saga, Cancer Deathmask, Capricorn Shura, Aquarius Camus, and Pisces Aphrodite.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih




