Pertama Kali Dalam Sejarah hingga Bikin Syok Petugas, Ratusan Rakun Menyerang Rumah Seorang Wanita dan Mencegah Pemilik Rumah Masuk

AKURAT JAKARTA - Ratusan ekor rakun mendadak menyerang rumah seorang wanita di kota Poulsbo, Negara Bagian Washington.
Polisi di Poulsbo terkejut ketika seorang wanita menelepon 911 dan melaporkan ratusan rakun yang mencegah memasuki rumahnya sendiri.
Ratusan rakun tersebut bertindak agresif dan meminta makan kepada wanita yang tidak disebutkan namanya tersebut.
Baca Juga: Dipakai di White Party P Diddy, Ternyata Ini Bahaya Penggunaan Baby Oil untuk Pelumas
Menurut keterangan, wanita tersebut kerap memberikan makan kepada rakkun liar selama 35 tahun.
Namun ia terkejut ketika kediamannya mendadak diserang 100 ekor rakun yang menunggu diberi makan bahkan tidak mengizikan tuan rumah masuk ke dalam rumahnya sendiri.
"Dia mengatakan rakun-rakun itu menjadi semakin agresif, menuntut makanan, dan mereka akan memburunya siang dan malam mencakar bagian luar rumahnya, di pintu. Jika dia menarik mobilnya, mereka akan mengelilingi mobil, mencakar mobil, mengelilinginya jika dia pergi dari pintu depan ke mobilnya atau keluar sama sekali," kata Kevin McCarty, juru bicara kantor sheriff Poulsbo mengatakan kepada Associated Press.
"Mereka melihat ini sebagai sumber makanan sekarang, jadi mereka terus kembali ke sana dan terus mengharapkan makanan," imbuhnya.
Rakun sebenarnya merupakan pemandangan umum di Poulsbo, tetapi ketik petugas mendapati lapora dari 911 itu membuatnya sangat terkejut.
Mereka belum pernah melihat begitu banyak rakun di satu tempat sebelumnya, dan tidak seorang pun di kota itu yang pernah melihatnya.
"Ini adalah masalah yang mengganggu yang harus ia tangani sendiri," kata McCarty.
Baca Juga: Azka Corbuzier Buka Suara Ungkap Agamanya, Deddy Corbuzier Sempat Bilang Agamanya Gak Jelas
Meskipun memberi makan hewan pengerat liar tidak melanggar hukum, hal itu tidak dianjurkan karena hewan-hewan tersebut akan cepat terbiasa dengan pemberian gratis dan menjadi tergantung pada manusia.
Ditambah lagi, ada risiko penularan penyakit dan makanan yang dibuang akan menarik perhatian hewan liar lainnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








