Jakarta

Pulang dari Ibadah Haji Malah Lemas? Ini 7 Tips Jitu yang Bisa Dilakukan Buat Atasi Jetlag dan Stresnya

Zainal Abidin | 12 Juni 2025, 07:00 WIB
Pulang dari Ibadah Haji Malah Lemas? Ini 7 Tips Jitu yang Bisa Dilakukan Buat Atasi Jetlag dan Stresnya

AKURAT JAKARTA - Jetlag pada jamaah haji kerap dianggap sepele, padahal bisa berdampak besar pada kondisi fisik dan mental sepulang dari Tanah Suci.

Stres pasca perjalanan panjang juga sering muncul diam-diam, terutama karena kelelahan dan penyesuaian waktu.

Maka dari itu, memahami cara mengatasi jetlag dan stres sangat penting agar jamaah haji tetap sehat dan produktif setelah pulang.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Ghosting, Dari Takut Komitmen hingga Terlalu Banyak Pilihan

Banyak keluarga bingung harus berbuat apa saat menyambut orang tercinta kembali dari ibadah haji.

Padahal, ada langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu proses adaptasi.

Tidak hanya soal fisik, perhatian terhadap aspek emosional dan spiritual pun sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Menghindar dari Dunia, Gaya Hidup 'Manusia Tikus' Jadi Tren Baru di China, Indonesia Menyusul?

Berikut adalah sejumlah tips jitu dan mudah diterapkan agar jamaah haji bisa pulih lebih cepat:

1. Atur Pola Tidur Bertahap

Setelah tiba di Indonesia, biasakan tidur sesuai waktu lokal.

Baca Juga: JESICA Kembali Meriahkan Jogja Sabtu Malam Minggu Akhir Pekan Ini, Berikut Daftar Musisi yang Bakal Tampil

WHO menyarankan tidur malam 7–9 jam untuk memulihkan ritme sirkadian tubuh.

Hindari begadang agar pemulihan optimal.

2. Perbanyak Air dan Nutrisi Seimbang

Baca Juga: 8 Dekade Musik Indonesia Dimeriahkan Konser Orkestra di Taman Ismail Marzuki, Menghadirkan Isyana Sarasvati hingga Farman Purnama, Cek Tanggalnya!

Dehidrasi adalah musuh diam-diam usai penerbangan jauh.

Minumlah air putih yang cukup dan konsumsi makanan sehat.

Hindari kopi dan teh berlebihan karena dapat mengganggu kualitas tidur.

Baca Juga: Jakarta Rayakan Ulang Tahun, Warganya Dapat Hadiah Diam-diam: Pasar Murah di Balik Gang-Gang Kota

3. Relaksasi Fisik dan Mental

Berikan ruang bagi tubuh untuk beristirahat tanpa gangguan.

Aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau peregangan sangat dianjurkan agar tubuh kembali lentur.

Baca Juga: Pramono Anung Buka FJGS 2025: Jakarta Siap Jadi Surga Belanja

4. Dukungan Emosional Itu Penting

Jangan paksa mereka bercerita.

Dengarkan dengan empati dan ciptakan suasana yang damai.

Baca Juga: Catat! Diva Musik Mariah Carey Bakal Konser di Indonesia pada Oktober 2025, Cek Lokasi dan Jadwal Penjualan Tiketnya

Sentuhan kasih sayang dari keluarga sangat berarti dalam proses pemulihan batin.

5. Refleksi dan Bersyukur

Ajak jamaah mengingat kembali pengalaman spiritualnya dengan berdzikir, berdoa, atau membaca Al-Qur'an.

Baca Juga: Meningkatkan Keamanan Pendakian, Gunung Merbabu Terapkan Sistem Gelang RFID

Ini adalah bentuk terapi jiwa yang sangat menenangkan.

6. Jangan Langsung Padat Jadwal

Biarkan mereka beradaptasi pelan-pelan.

Baca Juga: Gratis! Begini Tips Menikmati Walking Tour di Kota Tua Jakarta Tanpa Drama

Hindari undangan atau aktivitas berat di minggu pertama kepulangan.

7. Konsultasi Medis Jika Perlu

Jika muncul gejala berat seperti insomnia parah, sakit kepala hebat, atau kecemasan berlebih, segera temui dokter.

Baca Juga: Asal Usul Kapal Pinisi, Mitos Cinta dan Perjalanan Menembus Lautan

"Mengatasi jetlag dan stres pasca perjalanan panjang bagi jamaah haji membutuhkan dukungan keluarga, kesabaran, serta pengaturan aktivitas yang bijak."

Dengan perhatian dan pendekatan menyeluruh, jamaah haji akan lebih siap kembali menjalani rutinitas harian dengan semangat baru dan penuh keberkahan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.