Buya Yahya Bagikan Ijazah Amalan Pelunas Hutang, Ikuti Cara Ini agar Rezeki Lancar dan Hutang Cepat Lunas

AKURAT JAKARTA - Banyak dari kita mungkin merasakan beratnya lilitan hutang, sebuah beban yang tak jarang membuat pikiran kalut dan hati tak tenang. Namun, kabar baik datang dari Buya Yahya, yang kini membagikan ijazah amalan pelunas hutang.
Ini bukan sekadar doa, melainkan sebuah panduan komprehensif yang mengajak kita untuk mengikuti cara ini yang merupakan rangkaian langkah spiritual dan praktis agar rezeki lancar dan hutang cepat lunas.
Sebagaimana Dilansir dari kanal YouTube AL-Bahjah TV, mari kita selami setiap nasihat berharga dari beliau, yang akan menuntun kita menuju kebebasan finansial dan ketenangan jiwa.
Ikuti Cara Ini: Membenahi Gaya Hidup sebagai Kunci Utama
Poin pertama dan paling fundamental dari Buya Yahya adalah untuk tidak pernah mengikuti gaya hidup orang lain. Seringkali, jeratan hutang bermula dari keinginan untuk terlihat seperti orang lain atau memenuhi standar kemewahan yang belum sesuai dengan kemampuan finansial kita. "Kalau sudah hidupnya jor-joran, alamat bakal banyak hutang," tegas Buya Yahya.
Ia mengingatkan bahwa memaksakan diri membeli sesuatu yang belum waktunya, hanya karena gengsi atau tren, adalah awal mula masalah. Bahkan, ketika pendapatan naik, gaya hidup yang tidak terkontrol bisa membuat pengeluaran ikut melonjak, sehingga hutang tak kunjung usai.
Buya Yahya mendorong kita untuk membiasakan diri dengan hidup sederhana. Ia menyoroti bahwa banyak orang terjebak dalam gaya hidup "gampang ngutang," bahkan tidak merasa malu untuk meminjam uang. Perubahan mendasar harus dimulai dari cara pandang dan prioritas hidup.
Beliau memberikan contoh personal tentang kesederhanaan, seperti kenikmatan nasi liwet yang praktis dan penuh kebersamaan, menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidaklah harus mahal. Jangan pernah merasa gengsi jika harus naik sepeda, menggunakan angkutan umum, atau mengontrak rumah.
Gengsi justru akan membebani kita dengan pengeluaran tak perlu, yang ujung-ujungnya hanya menambah tumpukan hutang. Ingatlah, jika cara hidup tidak dibenahi, bahkan bantuan finansial untuk melunasi hutang pun hanya akan menjadi solusi sesaat, dan masalah serupa bisa datang kembali.
Prioritaskan Pembayaran Hutang di Atas Segalanya
Salah satu nasihat paling krusial dari Buya Yahya adalah tentang prioritas dalam melunasi hutang. Beliau dengan tegas menyatakan, "Selagi masih punya utang, jangan berpikir tentang berbuat baik dulu selain bayar hutang.
Jangan berpikir sedekah dulu." Buya Yahya memperingatkan kita agar tidak terjebak dalam pemahaman keliru bahwa sedekah akan serta merta melunasi hutang, terutama jika hutang sudah jatuh tempo.
Dalam kondisi seperti ini, sedekah bahkan bisa berujung pada kemaksiatan. Ia mengilustrasikan dengan jelas: jika kita berhutang Rp100.000 yang harus dibayar hari ini, sementara pemberi hutang juga sangat membutuhkan uang tersebut, maka bersedekah dengan uang itu justru akan membuat marah si pemberi hutang.
Hukum membayar hutang adalah wajib, dan harus selalu didahulukan. Buya Yahya bahkan menyarankan, "Jangan urusin sedekah, tapi saya kan pengen bantu Pesantren Al Bahjah. Tadi jangan bantu, ada yang bantu orang lain untuk Al Bahjah. Terus Buya, saya nggak perlu dibantu Anda urusi diri Anda sendiri, Anda bebas dari hutang."
Pengecualian hanya berlaku jika hutang tersebut belum jatuh tempo dan Anda sudah memiliki rencana pasti serta kemampuan untuk membayarnya.
Hutang adalah urusan yang amat berat. Menunda pembayaran bagi yang mampu adalah bentuk kezaliman. Hutang akan terus menghantui, membuat hati tak tenang dan pikiran terus berkelana.
Kekuatan Doa dan Memohon Ampun kepada Orang Tua
Selain perubahan gaya hidup dan prioritas pembayaran hutang, Buya Yahya juga sangat menekankan peran doa. Waktu-waktu yang paling mustajab untuk memohon adalah setelah shalat lima waktu dan di sepertiga malam terakhir.
Beliau menganjurkan untuk memperbanyak doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW: "Allahummakfini bihalalika an haramika waghnini bifadhlika amman siwaka." Doa ini memiliki makna yang mendalam: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki yang halal dari-Mu, jauhkanlah aku dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu agar aku tidak membutuhkan selain Engkau." Mengulang-ulang doa ini dengan penuh keyakinan dapat membuka jalan rezeki dan kemudahan dalam melunasi hutang.
Terakhir, Buya Yahya mengingatkan kita tentang pentingnya hubungan dengan orang tua. Ia menjelaskan bahwa terkadang, lilitan hutang bisa juga disebabkan oleh kesalahan atau ketersinggungan yang pernah kita lakukan kepada mereka.
Beliau menyarankan untuk segera menghadap orang tua, meminta maaf dengan tulus, mencium tangan, memeluk mereka dengan hangat, dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
Bisa jadi, pintu rezeki dan kemudahan dalam melunasi hutang akan terbuka lebar setelah kita membersihkan kembali hubungan dengan kedua orang tua. Dengan membenahi cara hidup, memprioritaskan hutang, rutin berdoa, dan memohon ampunan orang tua, insya Allah rezeki kita akan mengalir lancar dan beban hutang pun akan segera terangkat.**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



