5 Minuman yang Dikira Bikin Gemuk, Ternyata Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan

AKURAT JAKARTA - Banyak orang menganggap beberapa minuman sebaiknya dihindari saat diet.
Namun, kenyataannya ada 5 minuman yang sering kamu cap buruk justru bisa bantu menurunkan berat badan.
Fakta ini membuat siapa saja yang sedang berusaha menjaga pola makan jadi lebih lega karena tidak perlu merasa bersalah setiap kali menikmatinya.
Baca Juga: Pantai, Gunung, hingga Savana: 4 Destinasi Wisata Indonesia yang Melejit Lewat Film
Minuman untuk diet biasanya identik dengan air putih.
Padahal, ada alternatif lain yang bisa kamu konsumsi tanpa harus khawatir berat badan bertambah.
Bahkan, beberapa di antaranya memberikan tambahan nutrisi penting untuk tubuh.
Dengan catatan, kamu perlu memilih jenis yang tepat dan tidak berlebihan.
Baca Juga: Rahasia Dapat Tiket Pesawat Murah, Strategi Simpel yang Efektif
1. Susu Sapi
Meski kerap dihindari, penelitian justru menemukan konsumsi susu ‘whole milk’ berkaitan dengan berat badan dan risiko obesitas yang lebih rendah.
Kandungan protein berkualitas tinggi di dalamnya, terutama leusin, membantu menjaga massa otot tanpa lemak yang penting saat diet.
Baca Juga: Etika Kecil Saat Check-Out Hotel yang Bikin Staf Lebih Senang
2. Sari Kedelai
Minuman nabati ini kaya protein, serat, serta vitamin dan mineral penting.
Studi ilmiah bahkan menyebut konsumsi protein kedelai mampu menurunkan berat badan.
Pilih sari kedelai tanpa pemanis agar tetap sehat.
3. Kopi
Kopi hitam tanpa gula masih aman kamu nikmati saat diet.
Bila ingin creamy, gunakan creamer rendah gula dan rendah lemak jenuh.
Untuk rasa manis alami, tambahkan sedikit madu atau sirup maple.
4. Jus Delima
Jangan samakan dengan jus buah kemasan yang tinggi gula.
Jus delima murni 100% kaya antioksidan polifenol, membantu menurunkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan jantung dan pencernaan.
5. Diet Soda
Baca Juga: Dari Premium hingga Hemat, 7 Maskapai Indonesia Ini Jadi Pilihan Utama
Bagi pencinta soda, versi diet bisa jadi pilihan lebih aman karena rendah kalori.
Namun, konsumsinya tetap harus dibatasi agar tidak berdampak buruk.
Bisa juga dijadikan jembatan sebelum beralih ke sparkling water atau infused water yang lebih sehat.
Baca Juga: Waspada! Minum Matcha Terlalu Banyak Bisa Sebabkan 5 Efek Samping Berikut ini
Dengan memilih bijak, kamu tidak perlu sepenuhnya meninggalkan minuman favorit.
Justru, konsumsi dalam takaran tepat bisa jadi teman diet yang menyenangkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







