Rahasia di Balik "Hilangnya" Jam Dinding dari Kamar Hotel

AKURAT JAKARTA - Apakah kamu menyadari bahwa hampir semua kamar hotel, baik di dalam maupun luar negeri, tidak memiliki jam dinding?
Meski fasilitasnya lengkap—mulai dari televisi, pengering rambut, teko listrik, hingga brankas—jam dinding justru absen dari daftar perlengkapan standar kamar.
Fenomena ini bukan tanpa alasan.
Di balik desain interior yang elegan, ternyata ada pertimbangan psikologis dan praktis yang membuat hotel sengaja tidak meletakkan jam dinding di kamar tamunya.
Menurut NDTV Travel, kamar hotel diciptakan sebagai ruang untuk beristirahat dan melepas penat.
Dengan tidak adanya jam dinding, kamu diharapkan bisa menikmati waktu tanpa tekanan.
Baca Juga: Gadget dan Kursi Nyaman, Kombinasi Klop yang Bisa Bikin Tulang Gen Z Terancam Skoliosis
Suara detak jam atau pandangan ke arah waktu sering kali memicu rasa cemas bagi tamu yang ingin bersantai.
Itulah sebabnya, hotel berusaha menciptakan suasana tenang agar tamu benar-benar bisa “melupakan waktu”.
Selain itu, banyak hotel yang menerima tamu internasional dari berbagai zona waktu.
Baca Juga: Tur Batas Kota Sport Festival Kembali Digelar di Tangsel, Ajak Peserta Jelajahi Tiga Kategori Rute
Jika jam dinding disetel ke waktu lokal, hal itu justru dapat membingungkan bagi mereka yang baru tiba dari negara dengan perbedaan waktu signifikan.
Tanpa jam, tamu bisa menyesuaikan diri secara perlahan tanpa stres.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah efisiensi operasional.
Baca Juga: Termasuk Nasi, Inilah Tiga Makanan yang Tak Disangka Paling Sering Sebabkan Keracunan
Jam dinding memerlukan perawatan rutin, seperti penggantian baterai atau perbaikan mesin.
Dengan menghilangkannya, hotel bisa menghemat waktu dan biaya perawatan.
Kini, keberadaan jam dinding juga dianggap tidak lagi penting.
Baca Juga: Halloween di Bali Makin Seru! Cuma di Trans Studio Theme Park dengan Spooktober Deals
Sebagian besar tamu membawa ponsel pintar, laptop, atau jam tangan digital yang dapat menunjukkan waktu dengan akurat.
Dengan begitu, kebutuhan untuk menampilkan waktu di kamar sudah tergantikan oleh teknologi pribadi masing-masing tamu.
Bagi hotel, keputusan ini bukan sekadar soal desain minimalis, tapi juga strategi untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman menginap yang lebih tenang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




