Jakarta

Fakta Mengejutkan! 5 Sifat Penghancur Mental yang Harus Segera Dihindari untuk Selamatkan Kesehatan Jiwamu

Zainal Abidin | 3 Desember 2025, 20:35 WIB
Fakta Mengejutkan! 5 Sifat Penghancur Mental yang Harus Segera Dihindari untuk Selamatkan Kesehatan Jiwamu

AKURAT JAKARTA - Fenomena mengenai psikologi penghancur mental menjadi sorotan hangat setelah sebuah unggahan di media sosial mencuri perhatian publik.

Tidak sedikit pengguna yang ikut memberikan komentar karena topik tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi mental banyak orang saat ini.

Menariknya, lima sifat yang disebutkan dalam unggahan tersebut ternyata benar-benar diakui oleh ahli psikologi sebagai faktor yang dapat merusak kondisi mental seseorang.

Baca Juga: Meski Menang Gugatan, SM Entertainment Mantap Comeback EXO Tanpa CBX

Unggahan pada Minggu (17/8/2025) dari akun @psi*****nesia_ menuliskan lima hal yang disebut sebagai psikologi penghancur mental.

Pernyataan yang tertulis dalam unggahan itu semakin diperkuat oleh psikolog dari Unika Soegijapranata Semarang, Christine Wibowo, yang membenarkan bahwa kelima pola pikir tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang secara signifikan.

Christin kemudian menjelaskan satu per satu dampak dari lima sifat yang perlu dihindari ini.

Baca Juga: Gen Z Wajib Tahu! Bahaya Mengonsumsi Matcha Secara Berlebihan

1. Self criticism

Kritik terhadap diri sendiri atau self criticism bisa menjadi berbahaya jika dilakukan secara berlebihan.

Sebab, self criticism dapat merusak harga diri dan memicu perfeksionisme ekstrem hingga berujung pada gangguan seperti OCD.

Baca Juga: SpongeBob hingga PAW Patrol, Nickelodeon Play Center Resmikan Dua Lokasi Baru di Indonesia

2. Menekan emosi

Sementara itu, menekan emosi atau emotional suppression membuat seseorang menyimpan amarah atau kesedihan hingga suatu saat dapat meledak menjadi depresi atau gangguan lainnya.

Solusi terbaik, menurut Christin, adalah bersikap asertif, yaitu menyampaikan perasaan tanpa menyakiti orang lain.

Baca Juga: Tanda-Tanda Sakit Kepala yang Bisa Mengarah ke Kejang, Jangan Sampai Diabaikan!

3. Toxic productivity

Selanjutnya, toxic productivity atau produktivitas tidak sehat membuat seseorang terjebak dalam kesibukan untuk menutupi luka emosional hingga melupakan keseimbangan hidup.

Kondisi ini bisa berujung pada depresi dan perasaan berdosa saat beristirahat.

Baca Juga: 5 Super Food untuk Gigi Lebih Kuat dan Sehat

4. Overthinking

Sifat keempat, overthinking, dapat memicu stres berlebihan dan menguras energi mental.

Christin menyarankan kamu untuk belajar mengelola masalah melalui bacaan atau seminar, serta menghindari membuat asumsi sendiri.

Baca Juga: Sorak Sorai Fest Part 2: Tahun Baru di TMII, Hadirkan Slank hingga NDX AKA, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya

5. Haus validasi

Terakhir, ketergantungan pada validasi membuat seseorang merasa kosong tanpa pengakuan orang lain dan berpotensi mengarah pada gangguan seperti NPD atau BPD.

Cara mengatasinya adalah dengan menerapkan self compassion atau self love.

Baca Juga: Terbukti Ampuh! 6 Cara Menghilangkan Flek Hitam dengan Bahan Alami dan Cepat yang Wajib Kamu Coba di Rumah

Dengan memahami lima sifat tersebut, kamu dapat mulai mengenali tanda-tandanya dalam diri dan berupaya memperbaiki pola pikir.

Mental yang sehat akan membantu kamu menghadapi tantangan hidup dengan lebih kuat dan stabil.

Ingat, kamu berhak untuk hidup dengan bahagia dan tenang. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.