Dongeng Anak: Kokok, Anak Ayam yang Belajar Terbang

AKURAT JAKARTA - Di dunia yang penuh keajaiban, setiap makhluk kecil menyimpan mimpi besar di dalam hatinya.
Terkadang, mimpi itu tampak mustahil dan berbeda dari kebiasaan sekitarnya.
Namun, keberanian untuk mencoba sering kali menjadi langkah pertama menuju hal luar biasa.
Baca Juga: Natal 2025 Makin Berkesan dengan 6 Ide Kado Kekinian Ini
Kisah berjudul "Kokok, Anak Ayam yang Belajar Terbang" ini akan mengajak kita mengenal seekor anak ayam mungil yang berani bermimpi lebih tinggi dari yang lain.
Kisah "Kokok, Anak Ayam yang Belajar Terbang" ini diambil langsung dari Youtube DAI-Dongeng Anak Indonesia, bagian dari Grup Akurat Jakarta.
Kisah Kokok, Anak Ayam yang Belajar Terbang
Baca Juga: Dongeng Anak: Kisah Kancil yang Baik Hati VS Hewan Lainnya
Di sebuah peternakan kecil di tepi hutan, hiduplah seekor anak ayam kuning mungil bernama Kokok.
Ia baru saja menetas beberapa minggu lalu dan sangat penasaran dengan dunia di sekitarnya.
Setiap hari, Kokok melihat burung-burung terbang tinggi di langit.
Baca Juga: Liburan Natal Serasa di Luar Negeri, IDD PIK2 Hadirkan Pohon Natal Raksasa Bersalju
Ia sering bertanya-tanya, "Aku punya sayap, harusnya bisa terbang seperti mereka."
Teman-temannya, anak-anak ayam lain, lebih suka berlari-lari dan mencakar tanah.
Tapi Kokok berbeda. Ia ingin tahu apa yang bisa dilakukan sayap kecilnya.
Baca Juga: Terlihat Kuat, Ternyata Menyimpan Beban: Alasan Orang Memendam Masalah
Suatu pagi, angin berhembus lembut, dan daun-daun beterbangan.
Kokok berdiri di atas batu kecil dan membuka sayapnya.
Angin membuat bulunya berkibar. "Wah, ini menyenangkan!" katanya.
Baca Juga: Memendam Masalah Diam-Diam Bisa Merusak Hidupmu, Ini Alasannya
“Jangan konyol, Kokok,” kata teman-temannya.
“Kita anak ayam, bukan burung elang.”
Tapi Kokok hanya tersenyum.
Baca Juga: 8 Khasiat dan Manfaat Mengonsumsi Buah Natal Plum Bagi Kesehatan, Tapi Hati-hati dengan Bijinya!
Ia tidak ingin berhenti mencoba.
Hari demi hari, Kokok terus mencoba mengepakkan sayap.
Ia naik ke batu, melompat, dan mendarat dengan terguling-guling.
Baca Juga: Dongeng Anak: Kisah Penyihir Tua dan Buku Ajaib
Kadang sakit, tapi ia tak pernah menyerah.
Suatu sore, ketika matahari mulai turun, Kokok naik ke atas pagar kayu.
Ia menarik napas dalam-dalam, membuka sayapnya, dan melompat!
Baca Juga: Ramai Ice Facial di Media Sosial, Ini Manfaat dan Risikonya untuk Kulit Kamu
Untuk pertama kalinya, Kokok merasakan tubuhnya melayang sebentar di udara!
Ia belum bisa benar-benar terbang, tapi ia tahu satu hal: ia bisa melayang!
Induk ayam dan teman-temannya bertepuk tangan dengan paruh.
“Hebat, Kokok!” seru mereka.
“Kamu berani mencoba sesuatu yang baru!”
Sejak hari itu, Kokok menjadi inspirasi di peternakan.
Baca Juga: Daftar Negara Paling Tak Bahagia di Dunia 2025, Pikir Lagi Jika Ingin Berkunjung!
Anak-anak ayam lainnya mulai mencoba mengepakkan sayap mereka juga.
Kokok belajar bahwa yang penting bukan seberapa tinggi ia bisa terbang, tapi seberapa besar ia percaya pada dirinya sendiri untuk mencoba.
Dan setiap kali angin berhembus lembut, Kokok akan membuka sayapnya lebar-lebar dan membisikkan pada dirinya sendiri, “Aku bisa, jika aku percaya.”
Baca Juga: Buruan Merapat! Konser Slank Bakal Berlangsung di Sounds Of Babel Vol 5, Tiket Mulai Rp99 Ribu!
Sejak saat itu, peternakan kecil di tepi hutan tak lagi sama.
Kisah Kokok menjadi pengingat bahwa keberanian dan kepercayaan diri mampu membuka jalan menuju mimpi, sekecil apa pun langkahnya.
Meski tidak semua mimpi terwujud dengan sempurna, usaha dan keyakinan akan selalu membawa kebahagiaan tersendiri.
Baca Juga: Sensasi Winter Aurora di Mal Ciputra, Jakarta Barat Punya Salju Indoor
Dan hingga kini, semangat Kokok terus hidup, mengajarkan bahwa mencoba adalah awal dari keajaiban.
Versi animasi Kokok, Anak Ayam yang Belajar Terbang ini bisa kamu tonton lewat LINK ini. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









