Jakarta

7 Makanan Tinggi Protein yang Penting Menjaga Kesehatan

Zainal Abidin | 21 Januari 2026, 06:30 WIB
7 Makanan Tinggi Protein yang Penting Menjaga Kesehatan

AKURAT JAKARTA - Protein merupakan zat gizi esensial yang memiliki peran penting dalam menjaga fungsi tubuh agar tetap sehat dan bekerja optimal setiap hari.

Zat gizi ini dibutuhkan untuk membangun jaringan tubuh, memperbaiki sel yang rusak, serta mendukung kerja enzim dan hormon.

Apabila asupan makanan tinggi protein tidak terpenuhi, maka akan berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, massa otot, serta gangguan metabolisme.

Baca Juga: Pulau Sjahrir Banda Neira, Pesona Wisata Sunyi Penuh Sejarah dan Alam Tropis

Protein dapat diperoleh dari sumber hewani maupun nabati yang mudah ditemukan dan dikonsumsi dalam menu harian masyarakat.

Berikut tujuh makanan tinggi protein yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

1. Dada Ayam

Baca Juga: Pantai Tanjung Gundul Banggai, Pesona Sunyi Sulawesi yang Eksotik

Dada ayam dikenal sebagai sumber protein tinggi dengan kandungan lemak yang rendah dan cocok untuk berbagai pola makan sehat.

Dalam 100 gram dada ayam matang terdapat sekitar 31 gram protein yang membantu pembentukan dan pemeliharaan massa otot.

2. Ikan Salmon

Baca Juga: Durian, Buah Tropis Kontroversial yang Menyimpan Beragam Manfaat Kesehatan

Ikan salmon mengandung protein lengkap serta asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak.

Kandungan proteinnya membantu regenerasi sel, sementara omega-3 berperan menurunkan peradangan dalam tubuh.

3. Daging Sapi Tanpa Lemak

Baca Juga: Jungan Lupa! Westlife A Gala Evening in Jakarta dan Surabaya pada Awal Februari 2026, Penjualan Tiket Dimulai Rabu Besok, Segini Harganya

Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang juga kaya zat besi dan vitamin B12.

Nutrisi tersebut berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga stamina tubuh tetap optimal.

4. Telur

Baca Juga: Wibu Merapat ke Mall of Indonesia! Ada JKTANIME FEST 2026, Berlangsung hingga 25 Januari, Event Anime Terbesar di Jakarta

Telur menjadi sumber protein praktis yang mudah diolah dan mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Konsumsi telur secara cukup dapat membantu menjaga kesehatan otak, mata, dan mendukung perbaikan jaringan tubuh.

5. Tempe

Baca Juga: Bukan Daki, Leher Menghitam Bisa Jadi Alarm Dini Diabetes yang Sering Tak Disadari

Tempe adalah sumber protein nabati unggulan yang sangat populer di Indonesia dan mudah diakses oleh masyarakat.

Selain protein, tempe juga kaya serat dan mineral yang mendukung kesehatan pencernaan serta tulang.

6. Oat

Baca Juga: 12 Tanaman Obat Alami Penjaga Kesehatan, Wajib Ada di Rumah!

Oat mengandung protein nabati dan serat larut yang membantu menjaga kadar kolesterol dan kesehatan jantung.

Makanan ini sering dijadikan pilihan sarapan sehat karena memberi rasa kenyang lebih lama dan energi berkelanjutan.

7. Kacang Almond

Baca Juga: Berapa Liter Konsumsi Air Putih yang Dibutuhkan Tubuh Dalam Satu Hari? Ini Dampaknya Jika Kurang

Kacang almond merupakan camilan sehat yang mengandung protein, vitamin E, dan lemak baik untuk jantung.

Konsumsi almond secara bijak membantu memperbaiki jaringan tubuh dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Asupan protein yang cukup berperan dalam meningkatkan sistem imun dan membantu tubuh melawan infeksi penyakit.

Baca Juga: Minuman Berenergi Mempunyai Dampak Buruk Bagi Kesehatan, Benarkah?

Kebutuhan protein orang dewasa umumnya sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan per hari.

Kebutuhan tersebut dapat meningkat pada orang yang aktif berolahraga, ibu hamil, dan kelompok lanjut usia.

Dengan pola makan seimbang dan cara pengolahan yang sehat, manfaat protein dapat diperoleh secara optimal.

Baca Juga: Jangan Berlebihan! Ini Batas Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak Demi Tubuh Lebih Sehat

Kesadaran akan pentingnya protein diharapkan mampu mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat berkelanjutan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.