Minuman Berenergi Mempunyai Dampak Buruk Bagi Kesehatan, Benarkah?

AKURAT JAKARTA - Minuman berenergi kini mudah ditemukan dan sering dianggap solusi cepat untuk mengusir lelah saat bekerja, belajar, atau begadang hingga larut malam.
Produk ini umumnya mengandung kafein, gula, taurin, vitamin, serta ekstrak herbal seperti ginseng dan guarana yang bersifat stimulan.
Kombinasi bahan tersebut memang dapat memberi dorongan energi sementara, meningkatkan fokus, dan membuat tubuh terasa lebih waspada.
Baca Juga: Pantai Tanjung Gundul Banggai, Pesona Sunyi Sulawesi yang Eksotik
Namun di balik manfaat sesaat itu, terdapat risiko kesehatan yang kerap luput dari perhatian konsumen berbagai usia.
Kafein dalam kadar sedang sebenarnya aman bagi orang sehat, tetapi dosis tinggi dapat memicu jantung berdebar dan gelisah.
Gula tambahan yang tinggi juga berkontribusi pada lonjakan energi singkat, lalu diikuti rasa lelah yang lebih berat.
Baca Juga: Durian, Buah Tropis Kontroversial yang Menyimpan Beragam Manfaat Kesehatan
Bila dikonsumsi berlebihan, minuman berenergi dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja jantung secara perlahan.
Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi kafein tinggi dengan gangguan irama jantung seperti palpitasi dan aritmia tertentu.
Risiko ini dapat meningkat saat minuman berenergi dikonsumsi sebelum atau saat aktivitas fisik yang berat.
Pada kondisi tertentu, efek stimulan bisa memicu fibrilasi atrium, gangguan irama ventrikel, hingga gagal jantung.
Remaja dan dewasa muda sering menganggap minuman ini aman, padahal tubuh tetap memiliki batas toleransi.
Konsumsi harian tanpa kontrol dapat memperbesar risiko hipertensi serta masalah metabolik di kemudian hari.
Para ahli menilai minuman berenergi sebaiknya tidak dianggap sebagai minuman kesehatan, melainkan produk rekreasional.
Membatasi frekuensi konsumsi dan memperhatikan kandungan kafein menjadi langkah penting menjaga kesehatan jantung.
Energi terbaik tetap berasal dari istirahat cukup, pola makan seimbang, dan gaya hidup aktif yang berkelanjutan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








