Jakarta

Tips Jaga Kualitas Tidur Saat Ramadhan, Kunci Tubuh Segar dan Puasa Lancar Seharian

Anggerhana Denni Rahmawati | 23 Februari 2026, 22:02 WIB
Tips Jaga Kualitas Tidur Saat Ramadhan, Kunci Tubuh Segar dan Puasa Lancar Seharian
Freepik

AKURAT JAKARTA - Perubahan pola tidur saat puasa bulan Ramadhan sering terjadi karena sahur dan ibadah malam yang lebih panjang.

Banyak orang tidur lebih larut dan harus bangun lebih awal untuk makan sahur.

Kondisi ini dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

Baca Juga: Waspada! Bahaya Gas Tertawa bagi Kesehatan Anak Muda

Akibatnya, tubuh mudah lelah, sulit fokus, dan suasana hati menjadi tidak stabil.

Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Padahal, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam.

Baca Juga: Jangan di Rumah Saja! Ini 5 Event Seru Jakarta Akhir Pekan yang Bisa Dikunjungi

Tidur cukup membantu menjaga daya tahan tubuh dan memperbaiki sel yang rusak.

Selain itu, kualitas tidur yang baik mendukung konsentrasi dan produktivitas harian.

Agar manfaat puasa tetap optimal, kebutuhan tidur harus tetap terpenuhi.

Baca Juga: Rencana Liburan ke Kebun Raya Bogor? Simak Daya Tarik dan Info Tiketnya

Berikut beberapa cara sederhana untuk menjaga kualitas tidur selama Ramadhan.

1. Tidur Lebih Awal di Malam Hari

Usahakan tidur lebih cepat setelah salat tarawih agar waktu istirahat cukup.

Baca Juga: Pesona Machapuchare, Gunung Ekor Ikan Nepal yang Tak Pernah Tersentuh Pendaki

Jika biasanya tidur pukul 23.00, cobalah beralih ke pukul 22.00 selama Ramadhan.

Hindari begadang tanpa keperluan penting yang hanya mengurangi waktu tidur.

Kebiasaan ini membantu tubuh tetap segar saat bangun sahur.

Baca Juga: Prediksi Skor Bologna vs Udinese di Serie A, 24 Februari 2026: Rossoblu Bidik Momentum di Dall Ara

2. Manfaatkan Power Nap di Siang Hari

Tidur siang singkat selama 20 hingga 30 menit dapat mengembalikan energi.

Waktu terbaik adalah menjelang atau sebelum waktu Zuhur tiba.

Baca Juga: Siap-siap! Rute Baru Transjabodetabek Cawang-Jababeka dan Blok M-Soetta Beroperasi Februari 2026

Durasi singkat membantu tubuh segar tanpa membuat pusing setelah bangun.

Power nap efektif mengurangi rasa kantuk saat menjalani puasa.

3. Tetapkan Jadwal Tidur yang Konsisten

Baca Juga: Pemprov DKI Gelar Gerakan Jaga Jakarta Bersih Serentak pada Minggu Ini, Dihadiri Ribuan ASN dan Warga

Cobalah tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari selama Ramadhan.

Kebiasaan ini membantu tubuh beradaptasi dengan ritme baru.

Dengan jadwal teratur, kualitas tidur akan lebih baik dan stabil.

Baca Juga: Tak hanya Tata Batas Wilayah, Legislator Golkar Alia Laksono Nilai Pemekaran Kelurahan Jadi Solusi Pemerataan Bansos

4. Pola Makan Sehat Saat Berbuka dan Sahur

Hindari makanan berlemak tinggi karena dapat mengganggu pencernaan.

Batasi makanan pedas agar asam lambung tidak naik saat tidur.

Baca Juga: Sarkem Fest 2026: Pertunjukan Tradisi, Budaya dan Hiburan dalam Sehari Penuh di Kota Jogja, Catat Tanggal dan Rangkaian Acaranya

Kurangi minuman berkafein di malam hari karena bisa memicu insomnia.

Pola makan sehat membantu tubuh lebih mudah beristirahat.

5. Lakukan Olahraga Ringan Secara Teratur

Baca Juga: Catat! Festival Jenang Solo Bakal Digelar di Koridor Ngarsopuro Pada 17 Februari 2026, Cek Rangkaian Acaranya

Aktivitas fisik ringan membantu tidur lebih nyenyak di malam hari.

Pilih olahraga seperti jalan kaki, yoga, atau peregangan ringan.

Lakukan sebelum berbuka atau setelah tarawih dengan intensitas rendah.

Baca Juga: Kuliner Sehat! Resep Tumis Pare Campur Teri dan Tips Agar Tidak Pahit, Serta 20 Manfaat Mengonsumsinya Bagi Kesehatan

Hindari olahraga berat agar tubuh tidak terlalu lelah.

Menjaga tidur selama Ramadhan sama pentingnya dengan menjaga asupan nutrisi.

Dengan pola tidur yang tepat, puasa dapat dijalani dengan tubuh yang lebih segar.

Baca Juga: Prediksi Skor Valencia vs Real Madrid di La Liga, 9 Februari 2026: Tekanan Zona Degradasi Hadapi Ambisi Juara

Keseimbangan istirahat dan ibadah akan membantu menjaga kesehatan sepanjang bulan suci. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.