Enam Kebiasaan yang Diam-Diam Mengganggu Kesehatan Pencernaan

AKURAT JAKARTA - Banyak orang mengira gangguan pencernaan hanya disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi.
Padahal, kebiasaan sehari-hari juga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan sistem pencernaan.
Tanpa disadari, beberapa aktivitas yang tampak sepele dapat membuat perut terasa tidak nyaman, mudah kembung, atau bahkan mengganggu proses penyerapan nutrisi.
Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan tersebut berpotensi memengaruhi kesehatan pencernaan dalam jangka panjang.
Karena itu, menjaga kesehatan pencernaan tidak hanya soal memilih makanan yang tepat, tetapi juga memperhatikan cara dan waktu makan.
Mengutip NDTV, berikut enam kebiasaan yang dapat mengganggu sistem pencernaan.
1. Makan Terlalu Cepat
Banyak orang terbiasa makan terburu-buru karena kesibukan atau keterbatasan waktu.
Padahal, kebiasaan ini membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk mengenali rasa kenyang.
Akibatnya, kamu berisiko makan berlebihan yang dapat membuat perut bekerja lebih keras dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
2. Makan Malam Terlalu Larut dan Berlebihan
Waktu makan ternyata sama pentingnya dengan jenis makanan yang dikonsumsi.
Mengonsumsi makanan berat menjelang waktu tidur dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih sulit.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan rasa kembung, begah, atau gangguan tidur akibat perut yang masih aktif mencerna makanan.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Angkringan: Dari Desa Ngerangan Klaten Menjadi Ikon Kuliner Jogja dan Solo
=====
3. Mengabaikan Cara Makan
Tidak hanya apa yang kamu makan, tetapi juga bagaimana cara kamu makan.
Makan sambil bekerja, bermain gawai, atau dalam kondisi stres dapat mengganggu proses pencernaan.
Kurangnya fokus saat makan juga membuat tubuh kurang optimal dalam mengenali sinyal lapar dan kenyang.
4. Mengabaikan Stres Kronis
Hubungan antara otak dan usus sangat erat.
Saat stres berkepanjangan, sistem pencernaan dapat ikut terpengaruh.
Akibatnya, sebagian orang mengalami keluhan seperti sakit perut, kembung, atau perubahan pola buang air besar ketika berada dalam tekanan yang tinggi.
5. Tidak Mengunyah Makanan dengan Baik
Pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke mulut.
Mengunyah makanan hingga halus membantu meringankan kerja lambung dan usus dalam memproses makanan.
Sebaliknya, kebiasaan mengunyah terlalu cepat atau kurang sempurna dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat.
6. Terlalu Fokus Menghitung Kalori
Menghitung kalori memang dapat membantu mengatur pola makan.
Namun, terlalu fokus pada angka terkadang membuat seseorang mengabaikan kualitas makanan dan kesehatan pencernaan.
Baca Juga: Menikmati Cita Rasa Jawa di Ibu Kota, 3 Rekomendasi Angkringan Favorit di Jakarta
=====
Padahal, tubuh tidak selalu memproses setiap makanan dengan cara yang sama.
Kondisi pencernaan yang sehat tetap menjadi faktor penting dalam penyerapan nutrisi.
Menjaga kesehatan pencernaan dapat dimulai dari perubahan kebiasaan sederhana.
Makan dengan perlahan, mengelola stres, memperhatikan waktu makan, dan mengunyah makanan dengan baik merupakan langkah yang dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal setiap hari. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







