Jakarta

AI Baru dari Meta 'Muse' Berhasil Salip Kepopuleran ChatGPT dalam 12 Hari

Aisya Nur Aziza | 22 September 2026, 22:38 WIB
AI Baru dari Meta 'Muse' Berhasil Salip Kepopuleran ChatGPT dalam 12 Hari
Meta Muse. - (Photo by Samuel Boivin/NurPhoto)

AKURAT JAKARTA — Aplikasi kecerdasan buatan (AI) terbaru milik Meta yang bernama Muse langsung laris manis setelah dirilis.

Berdasarkan data dari lembaga analisis Apptopia, Muse bahkan berhasil mengalahkan kepopuleran ChatGPT hanya dalam kurun waktu 12 hari pertama sejak diluncurkan.

Di Amerika Serikat dan Kanada saja, Muse sudah diunduh sebanyak 1,8 juta kali oleh pengguna iPhone.

Sebagai perbandingan, ChatGPT dulu hanya dicatat diunduh 1,3 juta kali pada periode awal peluncurannya.

Jika dihitung secara keseluruhan dari seluruh dunia dan di semua jenis HP, Muse diperkirakan sudah diunduh sebanyak 2,8 juta kali.

Kepopuleran ini membuat Muse langsung melesat ke posisi pertama di toko aplikasi Apple (App Store) Amerika Serikat, menggeser ChatGPT.

Lebih Banyak Digunakan Setiap Hari

Tidak cuma banyak diunduh, Muse juga lebih sering dibuka dan digunakan oleh penggunanya sehari-hari.

Di Amerika Serikat, ada sekitar 642.000 orang yang aktif memakai Muse setiap hari.

Angka ini jauh di atas ChatGPT yang pada masa perdananya hanya dicatat memiliki sekitar 231.000 pengguna harian.

Adapun kunci sukses Muse yang begitu cepat ini sebenarnya tidak lepas dari strategi Meta memanfaatkan aplikasi populer mereka lainnya.

Meta mempromosikan Muse langsung di dalam aplikasi yang sudah sering dipakai orang, seperti Facebook, Instagram, hingga WhatsApp.

Data menunjukkan bahwa lebih dari 95% orang yang mencoba Muse adalah pengguna Facebook, dan 63% di antaranya adalah pengguna Instagram.

Meski data ini merupakan perkiraan dari pihak ketiga (bukan laporan resmi dari Meta), hasil ini menunjukkan bahwa Muse berpotensi besar menjadi salah satu layanan AI terpopuler di masa depan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.