Urine Berwarna Gelap Setelah Olahraga Bukan Keluhan Sepele, Kenali Bahaya Rhabdomiolisis

AKURAT JAKARTA - Nyeri otot setelah berlari sering dianggap sebagai bagian normal dari proses pemulihan tubuh.
Namun, rasa sakit yang semakin parah dalam dua hingga tiga hari setelah olahraga tidak boleh selalu dianggap sebagai pegal biasa.
Kondisi tersebut bisa menjadi tanda rhabdomiolisis, kerusakan jaringan otot yang berisiko mengganggu fungsi ginjal.
Kasus ini perlu mendapat perhatian, terutama bagi pelari maraton dan orang yang baru mulai menjalani latihan fisik intensif.
Sebab, rhabdomiolisis terkadang tidak menunjukkan gejala yang jelas pada awal kemunculannya.
Rhabdomiolisis atau rhabdo merupakan kondisi ketika jaringan otot mengalami kerusakan akibat cedera maupun aktivitas fisik berlebihan.
Kerusakan tersebut menyebabkan kandungan di dalam sel otot, seperti mioglobin, kalium, dan enzim kreatin kinase (CK), keluar menuju aliran darah.
Dokter spesialis pengobatan nyeri intervensi serta kedokteran fisik dan rehabilitasi di DISC Gateway Valencia, California, Raj Desai, menjelaskan bahwa pecahnya banyak sel otot secara bersamaan dapat membuat kandungannya membanjiri aliran darah dan membebani ginjal.
Kondisi ini tidak bisa dianggap remeh karena dapat memicu komplikasi serius.
Mioglobin yang dilepaskan dalam jumlah besar berpotensi merusak ginjal.
Baca Juga: KJP Plus Tahap II Gelombang II Cair untuk 23.833 Siswa, Cek Besaran Bantuan Tiap Jenjang
Sementara itu, peningkatan kadar kalium dapat mengganggu irama listrik jantung.
Pembengkakan otot yang parah juga bisa menekan jaringan di sekitarnya hingga menghambat aliran darah.
Komplikasi tersebut dikenal sebagai sindrom kompartemen dan dalam kondisi tertentu membutuhkan tindakan operasi.
Gejala Muncul Setelah Olahraga, Sering Dikira Pegal Biasa
Salah satu hal yang membuat rhabdomiolisis sulit dikenali adalah gejalanya menyerupai keluhan setelah berolahraga berat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







