Jakarta

Arti Definisi Oversharing, Gen Z Stop Sekarang Juga Ya!

Ainun Kusumaningrum | 4 September 2023, 09:22 WIB
Arti Definisi Oversharing, Gen Z Stop Sekarang Juga Ya!

AKURAT.CO - Gen Z mungkin pernah dengar istilah Oversharing? Biasa dilakukan di dunia maya dan ternyata tidak baik jika dilakukan. Apa artinya?

Oversharing bisa diartikan dengan perilaku memberikan informasi pribadi di media sosial secara berlebihan.

Oversharing bisa juga disingkat dengan membagikan sesuatu di media sosial secara terus menerus dan berlebihan.

Baca Juga: Ternyata, Evolusi Musik Dangdut Koplo di Indonesia Kini Menarik Minat Gen Z dan Milenial

Informasi yang dibagikan tersebut bermacam-macam mengenai dengan dirinya sendiri.

Bisa berupa foto, video, atau informasi pribadi dan berkaitan dengan aktivitas kamu sehari-sehari.

Media sosial memang bebas digunakan sebagai tempat berbagi cerita dan mengekspresikan diri.

Baca Juga: Waduh! 4 Selebgram Pelajar Pandeglang Ditangkap Polisi Karena Ikut Promosikan Situs Judi Online

Namun, oversharing bisa berbahaya buat diri sendiri. Tidak semua hal bisa kita bagi ke publik karena punya dampak yang berbahaya buat yang melakukannya.

Berikut dampak berbahaya Oversharing yang bisa dialami oleh pelakunya:

1. Masalah Privasi

Oversharing dapat mengungkapkan informasi pribadi yang seharusnya tidak diketahui oleh orang lain, seperti alamat rumah, nomor telepon, atau informasi keuangan.

Baca Juga: 2 Remaja Tewas Tabrak Tiang Listrik, Diduga Gangster yang Dikejar Sekuriti

Informasi ini dapat digunakan untuk pencurian identitas atau penyalahgunaan lainnya.

2. Kejahatan Cyber

Oversharing dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap pelecehan online, pengejaran cyber, atau tindakan intimidasi yang ditargetkan.

Selain itu, penjahat cyber dapat menggunakan informasi yang dibagikan secara berlebihan untuk menciptakan profil palsu atau melakukan tindakan penipuan, termasuk pencurian identitas.

3. Hilangnya fokus

Terlalu banyak berbicara atau membagikan informasi yang tidak relevan dapat mengganggu percakapan atau tujuan yang sebenarnya ingin kamu capai.

4. Gangguan Hubungan

Terlalu banyak berbagi secara online dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau bosan dengan konten dibuat, yang dapat merusak hubungan sosial kamu dengan orang sekitar.

5. Merusak Reputasi

Posting atau berbicara terlalu banyak tentang perilaku atau aktivitas yang mungkin dianggap tidak etis atau tidak profesional.

Hal ini dapat merusak reputasi kamu, baik dalam lingkungan pekerjaan maupun dalam kehidupan sosial.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.