Jakarta

Tips Memulai Bisnis Thrifting untuk Generasi Muda

Yusuf Doank | 19 September 2023, 17:29 WIB
Tips Memulai Bisnis Thrifting untuk Generasi Muda

AKURAT.CO - Tren thrifting kini kembali menjamur dan semakin berkembang, terutama di kalangan generasi muda.

Thrifting sendiri adalah kegiatan membeli dan menjual barang bekas alias preloved, seperti pakaian dan sepatu.

Menjamurnya thrifting ini menjadi peluang baru dalam berbisnis. Maka jangan heran, kini banyak yang menjualnya secara online di market place.

Baca Juga: Berpotensi Timbulkan Polusi Udara, DLH DKI Sanksi Pabrik Pengolahan Sawit

Dan untuk kamu yang tertarik untuk memulai bisnis thrifting, berikut beberapa tips yang dapat kamu coba!

1. Pahami Pasar

Lakukan riset pasar untuk memahami produk apa yang memiliki permintaan tinggi.

Identifikasi niche atau kategori barang bekas yang ingin kamu jual, seperti pakaian vintage, perabotan rumah tangga, mainan antik, atau barang-barang koleksi.

Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan, Polres Jaksel Gelar Operasi Zebra Jaya 2023 di 3 Titik Ini

2. Kenali Nilai

Pelajari nilai dari barang-barang bekas yang ingin dijual. Kamu perlu dapat mengidentifikasi barang-barang yang berharga, baik dari segi nilai sentimental maupun finansial.

Pengetahuan ini akan membantu kamu menghindari penjualan yang tidak menguntungkan.

3. Tentukan Sumber Barang

Temukan sumber barang bekas yang baik. Kamu dapat mencarinya di pasar loak, garage sale, toko barang bekas, lelang, atau bahkan online.

Pastikan untuk menjalin hubungan dengan pemilik toko atau penjual yang dapat memberikan barang berkualitas secara teratur.

Baca Juga: Setuju Warga Jakarta Cetak Ulang e-KTP, Fraksi Golkar: Tapi Nanti Tunggu Ada Kejelasan

4. Perhatikan Kualitas

Pastikan barang-barang yang akan kamu beli dalam kondisi baik atau bisa diperbaiki dengan biaya minimal.

Kualitas adalah kunci dalam bisnis thrifting. Jika kamu menjual barang yang rusak atau dalam kondisi buruk, kamu mungkin akan kehilangan pelanggan.

5. Tentukan Harga dengan Bijak

Menentukan harga yang wajar dan kompetitif adalah kunci kesuksesan.

Pertimbangkan biaya yang kamu keluarkan untuk membeli barang, waktu dan usaha yang kamu investasikan dalam membersihkan dan memperbaiki barang, serta keuntungan yang kamu inginkan.

Kamu juga perlu mempertimbangkan kondisi barang, merek, usia, dan permintaan pasar saat menentukan harga.

6. Branding dan Pemasaran

Bangun merek kamu dengan membuat toko online atau akun media sosial yang menarik.

Gunakan foto berkualitas tinggi untuk menampilkan produkmu. Buat konten yang menarik dan relevan di media sosial untuk menjangkau lebih banyak pelanggan potensial.

7. Bersihkan dan Perbaiki Barang

Sebelum menjual barang, pastikan untuk membersihkan dan memperbaiki jika diperlukan.

Barang yang bersih dan dalam kondisi terbaik akan lebih mudah untuk dijual dan akan mendapatkan harga yang lebih baik.

8. Pantau Kinerja

Selalu pantau kinerja bisnismu. Pelajari data penjualan, laba, dan kebutuhan stok secara berkala.

Dengan memahami tren bisnis, kamu dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang barang yang akan kamu jual dan strategi penjualan yang harus digunakan.

Nah di atas, sejumlah tips untuk memulai bisnis thrifting yang dapat coba kamu terapkan.

Selamat memulai bisnis thrifting dan semoga berhasil ya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.