Gak Main-main, Timnas Indonesia Punya Kejutan Ini di Grup Maut Piala Asia 2027

AKURAT JAKARTA — Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa skuad Garuda tidak gentar meski tergabung dalam kelompok berat di Grup F.
Juru taktik asal Inggris tersebut justru melihat persaingan sengit ini sebagai momentum berharga bagi pasukannya untuk tampil lepas tanpa beban dan memberikan kejutan.
Herdman mengakui bahwa berada di Grup F menghadirkan tantangan tersendiri yang membutuhkan kerja keras ekstra.
Baca Juga: Kroasia Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Luka Modric Baru Pulih Operasi
Status Indonesia yang tidak diunggulkan dinilai menjadi keuntungan karena para pemain bisa tampil maksimal tanpa didera tekanan besar.
"Undian ini adalah peluang yang menarik bagi kita. Kita tahu apa yang akan terjadi, kita adalah tim underdog. Kita tidak punya apa-apa selain peluang," ujar John Herdman seperti dikutip dari Antara, Senin (18/5/2026).
Kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut membawa angin segar dan harapan baru bagi publik sepak bola tanah air, setelah kursi kepelatihan ditinggalkan oleh Patrick Kluivert.
Di bawah komando Herdman, Jay Idzes dan kawan-kawan saat ini tengah berada dalam tren positif dan siap mengantisipasi kekuatan tim-tim raksasa Asia.
Secara mengejutkan, Herdman menilai bahwa tekanan terbesar sebenarnya berada di pundak para pesaing Indonesia di Grup F, seperti Jepang, Thailand, dan Qatar.
Menurutnya, pertumbuhan performa Indonesia yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir membuat tim-tim mapan tersebut merasa cemas.
"Menurut saya, untuk tim seperti Jepang, Thailand, dan Qatar, mereka berpikir ini adalah grup kematian karena mereka tidak memprediksi akan bertemu Indonesia. Percayalah, ketika melihat pot empat, mereka sebenarnya tidak menginginkan bertemu Indonesia," kata Herdman menerangkan.
Dengan nada penuh percaya diri, Herdman meminta agar skuad Garuda tidak diremehkan. Ia memastikan seluruh pemain akan bertarung habis-habisan di lapangan demi mempersembahkan prestasi terbaik bagi bangsa.
Sisa waktu yang ada menjelang turnamen akan dimaksimalkan untuk menggenjot persiapan fisik dan taktik agar Indonesia mampu unjuk gigi dan melangkah jauh dalam kompetisi tersebut.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






