Shin Tae-yong Resmi Latih Persija, Menanti Sebagus Apa Macan Kemayoran

AKURAT JAKARTA — Mantan pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong, secara resmi diumumkan sebagai juru taktik baru Persija Jakarta.
Langkah ini menandai babak baru dalam karier pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk menakhodai klub berjuluk Macan Kemayoran pada kompetisi musim depan.
Sesi perkenalan resmi dilakukan langsung oleh Presiden Klub Persija, Mohammad Prapanca, di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026) siang WIB.
Baca Juga: Pekan ke-24 Super League Persaingan Sengit di Papan Atas Menanti, Persija Jakarta kontra Borneo FC
Kehadiran arsitek berusia 55 tahun ini sekaligus menjawab rumor yang berkembang di kalangan pencinta sepak bola nasional dalam beberapa waktu terakhir.
"Saya Shin Tae-yong, sebagai pelatih kepala baru di Persija Jakarta pada hari ini," kata Shin Tae-yong dalam awal sesi konferensi pers perkenalan dirinya.
Nama Shin Tae-yong sudah sangat melekat di hati pencinta sepak bola tanah air berkat dedikasinya selama lima tahun menukangi skuad Garuda.
Di level internasional, ia dikenal sebagai sosok yang berhasil menorehkan tinta emas dan mencetak sejarah baru bagi prestasi sepak bola Indonesia.
Salah satu pencapaian fenomenalnya terjadi saat membawa Timnas Indonesia U-23 menembus babak semifinal Piala Asia U-23 2024.
Berstatus sebagai tim debutan, Garuda Muda di bawah arahannya tampil mengejutkan dengan menumbangkan tim-tim mapan seperti Australia, Yordania, hingga negara asalnya, Korea Selatan, di babak gugur.
Sementara di level senior, Shin Tae-yong juga sukses mengantarkan Timnas Indonesia lolos ke babak gugur Piala Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Karakter disiplin dan fondasi kuat yang ia tanamkan pada skuad muda Indonesia menjadi alasan utama publik ibu kota menyambut kehadirannya dengan ekspektasi tinggi.
Kini, tantangan baru telah menanti di level domestik bersama Persija Jakarta. Pengalaman kompetisi di level klub sebenarnya bukan hal baru bagi Coach Shin.
Sebelum meniti karier di Indonesia, ia tercatat pernah membawa klub Korea Selatan, Seongnam Ilhwa Chunma, merengkuh trofi tertinggi sebagai juara Liga Champions Asia pada tahun 2010 silam.
Sinergi antara reputasi besar sang pelatih dan ambisi Macan Kemayoran diharapkan mampu membawa klub ibu kota kembali ke jalur juara.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






