Sulit Menang, Perlahan Jak Mania Mulai Tinggalkan Stadion

AKURAT JAKARTA - Dalam 15 pertandingan terakhirnya, Persija Jakarta tampak mengalami kesulitan untuk meraih kemenangan yang cukup signifikan.
Tim asuhan Thomas Doll ini lebih sering bermain imbang daripada meraih kemenangan.
Dari total 15 pertandingan, Persija hanya meraih 4 kemenangan, sementara 8 pertandingan lainnya berakhir dengan hasil imbang.
Baca Juga: Persija Jakarta Mencari Pengganti Marko Simic, Rumornya Jebolan Serie A Italia
Dari 8 hasil imbang tersebut, 5 di antaranya terjadi saat Persija bermain di kandang sendiri. Ini menciptakan kekhawatiran dalam jumlah dukungan langsung dari The Jakmania, pendukung fanatik Persija Jakarta.
Pasalnya, Stadion Patriot, yang memiliki kapasitas 30 ribu penonton, mulai terlihat sepi saat Persija menjamu lawan-lawannya.
Hasil imbang berdampak signifikan pada jumlah penonton yang datang langsung ke stadion. Saat melawan tim-tim kuat seperti Persib Bandung, The Jakmania masih hadir dalam jumlah besar, mencapai 27.920 orang.
Baca Juga: Ditahan Imbang Barito Putera 1-1, Persija Jakarta Spesialis Seri
Namun, saat Persija hanya bermain imbang melawan tim lain seperti Bali United, jumlah penonton menurun drastis menjadi hanya 11.923 orang.
Tren ini semakin buruk saat Persija ditahan imbang oleh Barito Putera. Hanya 8.672 penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut.
Ini mengindikasikan bahwa penampilan Persija dan hasil imbang yang berulang-ulang telah berdampak negatif pada semangat dan kehadiran langsung dari The Jakmania di Stadion Patriot.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 11 Oktober 2023
Selain itu, hasil-hasil ini juga mempengaruhi posisi Persija Jakarta di klasemen Liga 1 2023/2024,
saat ini mereka berada di posisi ke-10 dengan mengumpulkan 20 poin.
Mungkin saatnya Persija mencari strategi baru untuk menghadapi pertandingan selanjutnya dan memulihkan dukungan fanatik mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









