Datang ke Posko Makan Gratis di Warakas Tanjung Priok, Ridwan Kamil: Blusukan itu Bukan Dadah-Dadah Aja, Tapi Dengarkan Curhatan Warga

AKURAT JAKARTA - Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) melakukan kunjungan ke Posko Makan Gratis di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (20/9/2024).
Dalam kunjungannya tersebut, Ridwan Kamil dan Suswono juga melakukan blusukan ke berbagai warga setempat sambil menyapa, berswafoto, dan berbincang bersama warga.
Usai blusukan, Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil menilai, dalam melakukan blusukan itu seharusnya tidak hanya menyapa warga saja, melainkan harus mendengar keluh kesah warganya.
"Blusukan itu bukan dadah-dadah aja, tapi mendengarkan. Itu tadi saya hitung ada hampir 12 curhatan warga," kata Bang Emil, sapaan akrabnya.
Ia pun mengatakan, berbagai curhatan ia dengarkan dari para warga, baik terkait bantuan sosial (bansos), kesejahteraan warga, hingga penggangguran.
"Dari mulai datanya tidak terdata untuk dia dapat bantuan dari negara, dari mulai guru ngaji tolong diberi kesejahteraan," katanya.
"Dari mulai warga yang sebenarnya enggak mau jadi pengangguran tapi kalau dimodalin kerja buat beli jual beli air minum ternyata dia mau, jadi sebenarnya motivasinya tinggi. Banyaklah termasuk RW-RW tadi," imbuhnya.
Untuk itu, ia pun mengatakan nantinya presentase kinerja pasangan RIDO akan lebih berfokus untuk kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah, sementara sisanya baru untuk menengah ke atas.
"Oleh karena itu, pasangan RIDO itu nanti 70 persen kerjanya untuk menengah bawah, 30 persen formal menengah atas karena di Jakarta realitanya, kejomplangannya masih tinggi," tuturnya.
Lebih lanjut, ia pun menyebutkan berbagai program akan dilakukan untuk mengatasi kesenjangan di Jakarta, salah satunya melalui program kredit tanpa bunga atau Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra).
"Makanya ada program nanti kredit tanpa bunga berbunga, bunga tanpa anjungan. Sudah saya praktekan di Jawa barat, saya bawa ke sini, kan," katanya.
Selain itu, ia pun berjanji akan tetap melanjutkan program gubernur Jakarta sebelumnya yang sudah baik. Salah satunya terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang tentunya dipertimbangkan kembali.
"Kemudian, yang sudah baik-baik, tadi ada kekhawatiran Kartu Jakarta Pintar dan lain-lain, beasiswa dihilangkan, nanti saya review lagi, yang baik dari pak Anies dan pak Ali Sadikin kan saya pertahanankan juga ya," tuturnya.
Kemudian, terkait adanya program anggaran untuk RW sampai 200 juta, ia mengaku para warga sangat senang dengan program tersebut.
"Saya bilang, nanti anggarannya terserah, dipake untuk yang namanya padat karya sehingga pengangguran terserap," katanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









