Hasil Survei Terbaru IPO Setelah Debat Cagub Jakarta 2024: Elektabilitas RIDO Tertinggi Capai 52.6%, Bisa Menang Satu Putaran

AKURAT JAKATA - Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terbaru mereka, yang dilakukan pasca debat perdana Cagub-Cawagub Jakarta 2024.
IPO menggunakan metode multistage random sampling (RMS) dengan toleransi kesalahan (margin of error) ±2.50% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Responden berasal dari seluruh Kota Administratif di Provinsi Daerah Khusus Jakarta yang terdistribusi secara proporsional.
Survei dilakukan dua tahap. Pertama, pada tanggal 21-27 September 2024 dengan jumlah sampel 800 orang.
Kedua, dilakukan pada tanggal 7-8 Oktober 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 400 orang. Sehingga tolal sampel sebanyak 1200 orang.
Teknik pengambilan data dengan melakukan wawancara secara langsung.
Hasilnya, elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) menempati posisi teratas yakni 52.6%.
Pasangan RIDO meninggalkan jauh rivalnya yakni Pramono Anung-Rano Karno di 27.1%, dan Dharma-Kun 2.7%.
Direktur eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menjelaskan, dengan kondisi elektabilitas RIDO yang unggul signifikan dari kandidat lainnya, kemungkinkan RIDO menang satu putaran pada Pilkada DKI Jakarta 2024 November mendatang.
“Jika membaca perubahan-perubahan yang ada, juga durasi kampanye yang pendek, memungkinkan RIDO akan keluar sebagai pemenang di Pilkada Jakarta,” terang Dedi.
Dalam temuan IPO, elektabilitas kandidat dipengaruhi oleh performa debat kandidat yang sudah digelar di Jakarta.
Setidaknya, ada 43% calon pemilih yang menyaksikan debat kandidat menjadikan gagasan calon gubernur sebagai alasan menentukan pilihan.
“Pemilih di Jakarta termasuk yang dominan dalam menjadikan debat sebagai referensi pilihan. Sehingga menjalani debat dengan serius serta mempromosikan program dengan baik, akan berdampak pada elektabilitas” lanjut Dedi.
Dalam paparan IPO terdapat 57.3% publik Jakarta menyatakan tertarik dengan gagasan RIDO dalam debat, kemudian disusul Pramono-Rano dengan tingkat ketertarikan pubik pada gagasanya sebesar 27.4%, dan Dharma-Kun hanya memperoleh 1.9%.
“Sementara ini, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendominasi ketertarikan publik pada gagasan mereka, setidaknya tingkat ketertarikan itu bisa saja menjadi penguat pemilih untuk menjatuhkan pilihan pada RIDO” tegas Dedi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





