Saksi Golkar Bergerak Perkenalkan Paslon 1 RIDO, Tak Boleh Satupun Tetangga yang Terlewat

AKURAT JAKARTA - Saksi dari kader Golkar DKI Jakarta bergerak memperkenalkan paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) ke lapisan bawah masyarakat. Tidak ada
satupun tetangga yang dilewatkan untuk memperkenalkan siapa RIDO.
Wakil Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ashraf Ali mengatakan, para saksi yang mengikuti Bimtek tersebut ditugaskan untuk kanvasing di wilayahnya masing-masing.
"Memang mereka ditugaskan bukan sebagai saksi dalam, tapi saksi luar," kata Ashraf Ali saat kegiatan Bimtek Saksi di kantor DPD Golakr DKI Jakarta, Cikini, Senin (18/11/2024).
Baca Juga: Gelar Bimtek, 800 Saksi Kader Golkar Jakarta Bergerak Yakinkan Masyarakat Pilih RIDO
Tugas para saksi luar, katanya, melakukan kanvasing dengan mendatangi rumah-rumah sekitar TPS atau lingkungannya.
Selain itu juga meyakinkan masyarakat, sampai memastikan apakah ikut memilih atau tidak.
"Nah semua kegiatan saksi ini terdaftar di dalam aplikasi yang bisa kita monitor," ujarnya.
Baca Juga: Lyodra, Rony Parulian, Hingga JKT 48 akan Meriahkan Perayaan HUT MNC Group ke 35
Tugas saksi luar adalah melakukan langkah strategis dengan cara humanis, cara penuh silaturahmi untuk menarik dan merebut hati rakyat di sekitar TPS para saksi.
"Tidak boleh satupun tetangga yang kita lewatkan untuk kita perkenalkan siapa RIDO dan kita ajak untuk memilih Ridwan Kamil pada pencoblosan 27 November nanti," katanya.
Caranya dengan mendatangi keluarga, tetangga, sekeliling kita, dan yakinkan bahwa pasangan RIDO akan mengantarkan Jakarta lebih maju.
"Pulang dari sini semua saksi nanti bawa alat peraga kampanye (APK), tugas mereka canvasing untuk meyakinkan masyarakat dengan keheradaan saksi ini," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, tidak ada daerah rawan pilkada yang menjadi perhatian khusus, karena mereka semua adalah saksi dari Partai Golkar.
"Tugas kita saksi, bukan relawan. Tapi saya rasa kita semuanya sama," ujarnya.
Dia menegaskan, dari Dapil 1 sampai Dapil 10, semua akan diprioritaskan. Tidak ada yang rawan, tidak ada yang tidak rawan.
"Semuanya harus terkonsentrasi.
Bahwa pada saatnya, rakyat bisa memilih pasangan RIDO," ujarnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








